Kabupaten Bone Bolango (Prov Gorontalo), Daerah yang dinahkodai Hamim Pou itu mengharamkan perayaan malam pergantian tahun alias tahun baru.

Tak hanya sekadar imbauan, larangan perayaan tahun baru dikeluarkan dalam bentuk maklumat tertulis. Yakni melalu Surat Edaran bernomor: 800/BKPPD/619/XII/2017 perihal Larangan Perayaan Tahun Baru 2018 di Kabupaten Bone Bolango. Surat tertanggal 27 Desember itu diteken oleh Sekda Bonbol Ishak Ntoma atas nama Bupati Bone Bolango.

Berikut ini beritanya.

***

Bonbol Haramkan Perayaan Tahun Baru, Empat Daerah Gelar Dzikir, Gorut Pesta Kembang Api

GORONTALO – Bila daerah lain berlomba bersiap diri menyambut pergantian tahun baru, lain halnya Kabupaten Bone Bolango. Daerah yang dinahkodai Hamim Pou itu mengharamkan perayaan malam pergantian tahun alias tahun baru.

Tak hanya sekadar imbauan, larangan perayaan tahun baru dikeluarkan dalam bentuk maklumat tertulis. Yakni melalu Surat Edaran bernomor: 800/BKPPD/619/XII/2017 perihal Larangan Perayaan Tahun Baru 2018 di Kabupaten Bone Bolango. Surat tertanggal 27 Desember itu diteken oleh Sekda Bonbol Ishak Ntoma atas nama Bupati Bone Bolango.

Sekda Bonbol Ishak Ntoma menjelaskan, larangan tersebut dikeluarkan lantaran tak jarang perayaan pergantian tahun baru bertentangan dengan syariat Islam ataupun kegiatan yang kurang bermanfaat. Selain itu, larangan perayaan tahun baru dikeluarkan untuk menimalisir angka kriminalitas.

“Sebab di setiap penyelenggaraan pesta tahun baru, wilayah Bone Boalngo selalu rawan akan kejadian-kejadian kriminal,” tegas Ishak Ntoma. Larangan perayaan tahun baru 2018 itu ditujukan kepada seluruh Kanwil Kementerian/Nonkementerian, kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta serta pimpinan BUMN/BUMD.

“Diharapkan para pimpinan instansi-instansi tersebut bisa menginstruksikan ataupun mengimbau pegawainya dan mahasiswa agar tak merayakan kegiatan/aktivitas malam tahun baru yang bertentangan dengan syariat Islam,” ujar Ishak Ntoma.

Lalu bagaimana apabila ada yang melanggar, Ishak Ntoma menegaskan, Pemkab Bone Bolango akan memberikan sanksi tegas. “Ketika ditemukan adanya penyelenggaraan malam tahun baru maka akan ada sanksi,” ujar Ishak Ntoma.

 Berbeda dengan Pemkab Bonbol, langkah kontras diambil Pemkab Gorontalo Utara (Gorut). Perayaan tahun 2018 kali ini di Gorut bakal berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Perayaan akhir tahun dan menyambut tahun baru akan dimeriahkan pesta kembang api yang dipusatkan di halaman kantor bupati. “Akan ada pesta kembang api. Kita juga hadirkan artis lokal untuk menghibur masyarakat. Untuk dzikir masih akan dikoordinasikan lagi,” ungkap Kepala Kesbangpol Gorut Abdul Wahab Paudi kepada Gorontalo Post, Kamis (28/12).

Sementara itu Pemkot Gorontalo memastikan akan melakukan kegiatan pergantian tahun baru. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa dzikir dan doa bersama.

Sejalan dengan hal itu, Walikota Gorontalo Marten Taha mengimbau agar pelaksanaan dzikir dan doa bersama turut dilakukan di seluruh masjid di setiap kecamatan kelurahan. Pelaksanaan dzikir dan doa bersama itu sendiri dimulai pada pukul 19.15 atau selesai Isya. Langkah serupa juga dilakukan oleh Pemkab Gorontalo, Boalemo serta Pohuwato. Ketiganya juga turut menggelar perayaan tahun baru dengan dzikir bersama.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengemukakan, pada perayaan pergantian tahun dimbau masyarakat tidak merayakan pergantian tahun dengan petasan dan sejenisnya. “Selain itu hindari sejauh mungkin narkoba dan minuman berakohol. Keamanan dan ketertiban masyarakat senantiasa dijaga,” imbau Nelson melalui surat tertulis nomor 450/1803/Bag-Kesra tertanggal 27 Desember 2017.

Di Boalemo, perayaan dzikir dan doa bersama pergantian tahun akan dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahman, Kecamatan Tilamuta. Selain itu dzikir dan doa juga dilaksanakan di masing-masing kecamatan.

Dzikir bersama kabupaten akan dipimpin Ustad Ust H. Sudarman Pusi LC. Kabag Kesra Setda Boalemo, Fadlina Podungge SPd. MSi menyampaikan, dzikir dan doa menyongsong tahun baru 2018 di Masjid Agung Baiturrahma Tilamuta diawali Salat Isya berjamaah. “Setelah itu dilanjutkan zikir dan doa dipimpin Bapak Ust H. Sudarman Pusi LC,” bebernya.

Sejumlah pemerintah kecamatan juga mengagendakan hajatan yang sama. Seperti halnya di Kecamatan Wonosari untuk pelaksanaan dzikir bersama dipusatkan di Masjid Al-Mubarokah Desa Bongo 2 pada Sabtu (30/12).

Sementara umat Kristiani disepakati juga menggelar doa bersama di masing-masing Gereja. “Begitu pula umat Hindu yang umumnya masyarakat Bali mengagendakan doa bersama di masing-masing tempat ibadah atau pura,” ungkap Camat Wonosari Lukman Amu bersama panitia penyelenggara dzikir bersama Syamsu Nusi.

Terpisah Kabag Kesra Pemkab Pohuwato Daiman Ali ketika dikonfirmasi mengatakan, pelaksanaan pisah sambut 2017 – 2018 akan dilaksankan dikir akbar sekaligus tausiah oleh Ustadz Saifudin Mateka. Selain itu juga dilaksanakan hiburan rakyat yang pusatkan di halaman Mapolres Pohuwato.

“Jadi kita akan melaksanakan kegiatan religi untuk penyambutan tahun baru 2018 Masehi yang diprakarsai oleh Pemerintah daerah di Masjid Agung Baiturahim Pohuwato,” ungkapnya.(tr-54/idm/ndi/nat/tr-30/hg)

Sumber: hargo.co.id  / Aslan Akuba –

(nahimunkar.org)

(Dibaca 499 kali, 1 untuk hari ini)