Ulama Syiah Al Khumaini, kanan


Sampailah berita ini kepada ‘Ali dan beliau memanggil Abdullah bin Saba’ kemudian menanyakan tentang permasalahan tersebut, lalu ia mengakuinya. Orang ini berkata : “Aku telah yakin bahwa engkau adalah Alloh dan aku adalah Nabi.” Maka ‘Ali bin Abi Tholib berkata : “Sungguh, syaithon telah mempermainkan kamu, kembalilah, celaka kamu, bertaubatlah!”Jurnalmuslim.com – Dari Abdullah bin Ja’far ia berkata bahwa Abdullah bin Saba’ mengaku sebagai Nabi dan menganggap Amirul Mukminin ‘Ali bin Abi Tholib adalah Alloh.

Abdullah bin Saba’ enggan untuk bertaubat, maka dia diberi tempo selama tiga hari namun tetap tidak mau bertaubat. Sehingga ‘Ali bin Abi Tholib membakarnya dengan api. [Lihat Lillahi Tsumma lit Tarikh, hal.9]

Dinukil dari buku Bahaya Syiah Rafidhah Bagi Dunia Islam, oleh Abu Hazim Muhsin bin Muhammad Bashori, Penerbit: Maktabah Daarul Atsar, cet. pertama, Desember 2011 M, hal. 7.

(nisyi/jurnalmuslim.com) 06 Februari 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 17.191 kali, 1 untuk hari ini)