Habiburokhman/Sumber foto : Istimewa


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) akan melakukan gelar perkara terbuka kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Pengacara Novel Bamukmin, pelapor Ahok ke Bareskrim, Habiburokhman yakin bahwa Ahok bakal menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama.

“Kalau melihat dari aspek hukum, kita optimis kasus ini akan ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan,” kata Habiburokhman sesaat sebelum memasuki gedung Bareskrim di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Tim kuasa hukum pelapor lainnya, Arif Yusuf Amir berharap gelar perkara kali ini bisa berlangsung objektif. Ia mengaku pihaknya telah menyodorkan tujuh saksi ahli, yakni ahli bahasa, agama dan pidana.

“Kami yakini ini (Ahok) akan jadi tersangka. Karena ahli kami kompeten dibidang bahasa, agama dan hukum. Kami hadir kesini hanya akan menyaksikan pemaparan penyidik,” kata Arif di tempat yang sama.

Sementara itu, saksi ahli pidana dari pihak pelapor, Mudzakir mengungkapkan, dalam gelar perkara terbuka terbatas sekarang ini bukan lagi menjadi ranah berdebat.

“Ini bukan persidangan yang bisa berdebat,” ujarnya.

Bareskrim memang mengundang sejumlah pihak terkait untuk menyaksikan gelar perkara ini. Selain pihak pelapor dan terlapor, kalangan eksternal juga diundang seperti Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komisi III DPR RI.(yn)

Oleh Mandra Pradipta/teropongsenayan.com/Selasa, 15 Nov 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.722 kali, 1 untuk hari ini)