Jakarta (SI Online) – Tagline foto ‘Gallery of Rogues, Kebangkitan Bad Guys’ (“Galeri para bajingan… kebangkitan orang jahat”) yang diunggah oleh presenter dan kolumnis yang juga pendukung Jokowi-JK, Wimar Witoelar, dinilai adalah salah satu serangan yang tidak santun ke kubu Prabowo Subianto.

Pengamat politik Universitas Indonesia Firman Noor menilai, kubu Jokowi panik lantaran elektabilitas Jokowi mentok tak banyak bergerak.

“Ini memperlihatkan bahwa PDIP memang sedang panik karena semakin sulit menjual Jokowi ke publik,” kata Firman kepada wartawan, Jumat (20/6/2014).

Menurut Firman hal itu dilakukan dengan harapan, membuat Jokowi lebih populer dengan cara halus.

“Mereka tak membayangkan keadaan ini sebelumnya, sehingga mereka memilih cara yang ekstrem, keras dan kurang patut untuk menyerang kubu Prabowo. Mereka tak segan menyebar fitnah kepada kubu lawan,” kata Firman.

“Yang patut disayangkan, ini banyak dilakukan oleh kaum intelektual pendukung Jokowi, ” katanya.

Dirinya memprediksi, serangan kepada Prabowo oleh kubu Jokowi akan semakin gencar, karena mereka kehabisan akal bagaimana mendongkrak suara Jokowi.

“Kita ingat delapan atau enam bulan lalu, jika ada orang yang menjelekkan Jokowi di sosial media, dia akan dibully. Tapi sekarang sudah berbalik. Sekarang yang terjadi adalah, jika ada orang yang menyinggung Prabowo akan dibully habis-habisan,” ujarnya.

Dirinya mengaku yakin bahwa publik bisa menilai siapa Jokowi sebenarnya dan serangan-serangan kasar yang ditujukan pada Prabowo bakal menjadi preseden buruk bagi Jokowi.

red: abu faza
sumber: tribunnews.com/ si online, Sabtu, 21/06/2014 15:20:05

(nahimunkar.com)

(Dibaca 975 kali, 1 untuk hari ini)