Jakarta (SI Online) – Pengamat Politik Jari Nusa, Deni Lesmana, mengatakan sikap para pendukung calon presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mencerminkan nilai keagamaan dan etika.

Sikap macam itu muncul karena pendukung Jokowi dinilainya telah kehabisan ‘amunisi’ untuk menjatuhkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa. “Kasihan mereka,” kata Deni, di Jakarta, Ahad (29/6/2014) seperti dikutip Republika.co.id.

Sejauh ini, Deni mengatakan, Jokowi hanya sibuk membangun pencitraan untuk mendongkrak elektabilitasnya yang teelah mandeg di bawah 40 persen. Salah satunya dengan shalat berjamaah. Cara macam itu, dinilai Deni, hanya untuk membeli hati orang Islam sesaat saja.

Deni juga memberikan contoh bagaimana sikap dari pendukung Jokowi. Salah satunya seperti yang diperlihatkan oleh budayawan, Butet Kartarejasa. Butet yang menjadi pendukung Jokowi menyebut pemilih nomor 1 sebagai pihak yang belum waras. ”OBRAL!!! KHUSUS YANG BELUM WARAS. PILIH 1 dapat bonus: 1. Kemewahan untuk kuda. 2. Lumpur untuk rakyat. 3. Korupsi bersama sapi,” tulis Butet dalam akun Twitter @masbutet.

red: abu faza, Senin, 30/06/2014 13:25:05

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.745 kali, 1 untuk hari ini)