Presiden Joko Widodo. (Foto – Int)


Presiden Joko Widodo resmi sudah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Perpres ini diharapkan bisa mempermudah tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia dengan maksud adanya peningkatan investasi dan perbaikan ekonomi.

Kebijakan Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Per­pres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing menuai kontroversi.

Dikutip dari kantor berita rmol.co Perpres ditandatangani Jokowi pada 26 Maret 2018 dan diundangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 29 Maret 2018. Perpres berlaku setelah tiga bulan terhitung sejak tanggal diundangkan.

Publik mengkritik kebijakan tersebut, lantaran disaat bersamaan pengangguran dalam negeri membludak, Jokowi malah mengimpor tenaga kerja asing.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera dalam twitternya @mardanialisera mengkritik Jokowi.

“Beras banyak, tetap impor. Garam ban­yak, tetap impor. Pengangguran banyak, tenaga kerja impor. #2019GantiPresiden,” kritik Mardani pedas.(*)

Editor Asran Siara /  bonepos.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 321 kali, 1 untuk hari ini)