Delegasi rezim Suriah yang hadir di Jenewa termasuk mantan perwira keamanan rezim Samer Baridi yang pernah melakukan kejahatan perang di Suriah, aktivis mengkonfirmasi melalui media sosial.

Sebuah gambar yang beredar di media sosial menunjukkan Baridi, mantan perwira senior rezim dari kota Duma, tiba di Jenewa pada hari Jumat dengan delegasi rezim lainnya.

Pada awal revolusi Suriah pada 2011, Baridi bertanggung jawab atas penyebaran penembak jitu di atap di seluruh kota Duma, yang menewaskan ratusan warga sipil dan aktivis.

Baridi juga ada di belakang kasus pembunuhan terhadap sejumlah aktivis oposisi terkemuka di Duma, termasuk Adnan Wehbi, seorang dokter yang dibunuh di kliniknya.

Perintah pembunuhan berasal dari General Ali Mamlouk, mantan kepala Biro Keamanan Nasional dan penasihat terpercaya Bashar Assad.

Baridi lolos dari kota Duma tahun 2012, setelah FSA mengambil alih kota, hanya untuk muncul kembali sekarang di antara delegasi rezim Suriah dalam pembicaraan damai Jenewa.

Negosiasi Suriah di Jenewa adalah bagian dari rencana perdamaian yang ditetapkan pada bulan November di Wina oleh “kekuatan eksterna”l yang terlibat dalam konflik lima tahun di Suriah, dimana beberapa negara mendukung pihak yang berbeda.

Proses transisi salah satunya adalah pemilihan dalam waktu 18 bulan tapi permasalahan yang belum terselesaikan adalah keputusan tentang masa depan Assad, yang didukung oleh Rusia

Sumber: middleeastupdate.net/ February 1, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.308 kali, 1 untuk hari ini)