Inilah beritanya.

***

Sebut Ahok Khairunnas Anfa’uhum Linnas, Ansor Politisasi Agama dan Jilat Gubernur DKI

Warga jakarta demo ahok

Demo warga tolak Ahok (IST)

PP Ansor melalui Wakil Ketua Umumnya, Mohammad  Khaerul Amri  mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Khairunnas Anfa’uhum Linnas (Sebaik-baiknya manusia yang membawa kemaslahatan buat manusia) menandakan ia telah mempolitisasi sebuah hadits untuk kepentingan politiknya.

“Hadits yang diungkapkan Mohammad Khaerul Amri untuk Ahok itu bagian dari politisasi. Ia punya kepentingan menjilat Ahok juga,” kata pemikir Islam, Muhammad Ibnu Masduki kepada suaranasional, Jumat (22/7).

Menurut Ibnu Masduki, berdasarkan fakta, Ahok bukan sebaik-baik manusia yang membawa kemaslahatan. “Berapa rakyat yang digusur, mungkin Khaerul Amri buta terhadap fakta ini,” jelas Ibnu Masduki.

Kata Ibnu Masduki, saat ini, sudah banyak tokoh-tokoh agama yang menjual hadits maupun ayat-ayat Al Quran untuk kepentingan pribadi dan golongan. “Menjual ayat untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, ini sangat berbahaya,” papar Ibnu Masduki.

Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP), Anshor, Mohammad  Khaerul Amri menilai petahana Basuki Tjahja Purnama alias Ahok merupakan figur ideal untuk memimpin Jakarta.

“Ahok itu Khairunnas anfa’uhum linnas atau Sebaik-baiknya manusia yang membawa kemaslahatan buat manusia, Ahok termasuk  pemimpin yang membawa kemaslahatan, terutama bagi warga Jakarta,” ujar pria yang dibisa sapa Aam, Kamis (21/7) sebagaimana dikutip RMOL.*/suaranasional.com – 22/07/2016

***

Buta Agama dan buta terhadap penderitaan masyarakat

Ketika berbicara dengan membawa hadits seharusnya sesuai dengan seluruh ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Dalam hadits memang disebutkan:

عَنِ جابر، رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ : قال رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم: خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya: “Jabir radhiyallau ‘anhuma bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Hadits dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3289)/ muslim.or.id.

Ada juga hadits:

4793 – حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الْعَنْبَرِيُّ، حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ، حَدَّثَنَا شَرِيكٌ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنْ عَائِشَةَ فِي هَذِهِ الْقِصَّةِ، قَالَتْ: فَقَالَ تَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَا عَائِشَةُ، إِنَّ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ الَّذِينَ يُكْرَمُونَ اتِّقَاءَ أَلْسِنَتِهِمْ»

Nabi sholallahu alaihi wa salam berkata : “wahai Aisyah, sesungguhnya sejelek-jeleknya manusia adalah yang orang-orang menjauhi dirinya karena kejelekan lisannya”. (HR Abu Dawud, Hadits no. 4793. Hadits ini shahih, dishahihkan oleh Syaikh Syu’aib Arnauth) https://ikhwahmedia

Dari dua hadits itu, kalau pentolan Ansor itu jujur maka akan risih memuji Ahok yang dikenal perkataannya kasar, tidak pantas dicontoh. Apalagi kalau melihat ayat Al-Qur’an yang ini, maka pentolan Ansor NU itu tentunya akan malu, bila masih punya malu.

Coba baca ayat ini:

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآۚ أُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ شَرُّ ٱلۡبَرِيَّةِ ٦ [سورة الـبينة,٦]

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk [Al Bayyinah:6]

Ahok adalah orang bukan Islam, tapi orang Kristen. Otomatis dia termasuk dalam ayat tersebut, selama dia tidak masuk Islam. Oleh karena itu, pantas saja ketika ada pentolan Ansor NU memuji Ahok sebagai khairunnas (sebaik-baik manusia) maka langsung ada yang menilainya sebagai penjilat buta. Karena memang kurang lebihnya begitu.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.782 kali, 1 untuk hari ini)