Towers in West Bay Doha/ mapionet


Rasulullah menggambarkan kepada kita tentang sedikitnya kesenangan dunia dibandingkan kenikmatan akhirat dengan sebuah perumpamaan.

Beliau bersabda:

«وَاللهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِ – وَأَشَارَ يَحْيَى بِالسَّبَّابَةِ – فِي الْيَمِّ، فَلْيَنْظُرْ بِمَ تَرْجِعُ؟»

 “Demi ALLAH, tidaklah dunia itu dibanding akhirat melainkan hanyalah seperti air yang menempel di jari seseorang setelah dimasukkan kelautan. Kemudian Rasulullah berisyarat dengan jari telunjuk, Perhatikan seberapa banyak air yang berbekas di ujung jari tersebut.” (HR.MUSLIM)

Air yang menempel pada jari telunjuk ketika dicelupkan ke dalam lautan lepas hanyalah satu tetesan kecil. Dan itulah perbandingan “DUNIA dan AKHIRAT.” Ketika kesenangan dunia itu hanya sedikit, maka sesungguhnya ALLAH telah mencela orang-orang yang mementingkan kesenangan dunia dan melupakan kenikmatan akhirat.

Said Ibrohim

(nahimunkar.com)

(Dibaca 971 kali, 1 untuk hari ini)