Ilustrasi/kampoengngawi.com


GRESIK – Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2016 lalu dengan serentak diperingati diberbagai kota / kabupaten. Tak terkecuali Kota Gresik yang kerap juga dijuluki sebagai Kota Santri.

Namun kesakralan peringatan Hari Santri di Gresik tercoreng dengan kegiatan sebuah Club Motor yang tergabung dalam Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI) yang berbarengan pada hari itu mengadakan kegiatan Anniversary ke6 di Gresik dengan menampilkan Tarian Erotis dengan Pakaian yang tidak senonoh, penampilan DJ Female dan

Para Cewek sexy yang mencuci motor (ladys wash) yang bertempat di Gelora Joko Samudero (GJS) Kontan saja kegiatan itu banyak menuai kecaman di kalangan netizen karena kegiatan tersebut sempat di unggah di Sosial Media (Sosmed). Ribuan masyarakat gresik yang melihat postingan di sosmed Gresik Sumpek itu mengomentari dengan berbagai macam.

Menurut informasi yang didapat bahwa ijin kegiatan mereka hanya menampilkan Musik Electone, sosialisasi safety Ridding, potong tumpeng dan santunan anak yatim. Namun pada pelaksanaannya ada parade band, sexy dancer, DJ Female dan ladys Wash. Saat kegiatan tersebut yang sudah tidak sesuai dengan ijin awalnya. Tidak ada satu petugaspun yang memperingatkan maupun menghentikan tarian – tarian erotis yang menjurus pada kegiatan Porno Aksi.

Mendapati banyak kecaman di Sosial Media (Sosmed) Rizky viliant ismaryono (27) , Ketua YVCI berinisiatif mendatangi Mapolsek Kebomas Gresik untuk mengklarifikasi kejadian semalam. Di ruang Kanit Intel Polsek Kebomas dia menjelaskan bahwa adanya sexy dancer itu pihaknya merasa kecolongan dan miss komunikasi.

” Dalam surat ijin tidak kami cantumin sexy dance, Dj Female, dan sexy wash karena itu memang tidak masuk dalam rencana kami. Ini akibat ada miss komunikasi antar anggota dan panitia” kata Rizky ,Minggu (23/10)

Rizky juga menjelaskan bahwa sebelumnya acara yang di jadwalkan Mulai pukul 2 siang molor sampai jam 4. “Dimulai dari acara Parade band, sambutan dan santunan anak yatim potong tumpeng, orkes dangdut, modern dance dan ladys wash satu paket dari sidoarjo, dan acara ini tertutup hanya untuk komunitas vixion.. 1000 motor.” Imbuh Rizky.

Sementara itu Alfi sahry (20), Ketua panitia acara mengatakan bahwa pihaknya Inisiatif mendatangi Polsek Kebomas untuk meminta maaf “kami tidak tau kalau ternyata pada hari itu bertepatan dengan hari santri santri nasional padahal rencana awalnya tanggal 15 tapi di undur 22” terang Alfi Sahry.

Alfi Sahry menambahkan bahwa pihaknya rencananya besok akan ke MUI permohonan maaf dan mengklarifikasi terkait acara ini.

Sementara beredar juga via Medsos Pemuda Muhammadiyah dan GP Anshor cabang Gresik menyatakan sikap diantaranya mengutuk kegiatan YVCI tersebut. Karena pertunjukan Porno Aksi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Dan menuntut agar Bupati memberi sangsi Kadisbudpora dan Satpol PP karena dianggap Teledor sehingga kegiatan tersebut berlangsung hingga berakhir. (shol)*/Panjinasional – 24/10/2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.955 kali, 1 untuk hari ini)