Foto: Arie/Koran Sindo


Pasuruan – Ratusan orang yang menyebut diri dari Tim Peduli Umat Masjid Ar Riyad dan Aswaja Bangil, berusaha membubarkan peringatan hari lahir putri Nabi Muhammad SAW, Siti Fatimah, yang digelar kelompok Syiah di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil.

Aksi penolakan ini dijaga ketat puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP.
Namun meski mendapat protes keras, kegiatan tetap dilaksanakan dengan pengawalan ketat. Kapolres Pasuruan AKBP Sulistijono yang ikut terjun ke lokasi mengatakan kegiatan tersebut diupayakan dipercepat.

“Ketua DPRD (Sudiono Fauzan) masuk ke dalam lokasi acara meminta kegiatan dipercepat,” katanya, Jumat (1/4/2016).

Selang beberapa saat, satu per satu anggota kelompok Syiah membubarkan diri. Dalam perjalanan keluar dari lokasi kegiatan, mereka dijaga ketat pihak keamanan.

“Kalian ingin mereka bubar, buka jalan. Jangan ada yang foto, jangan ada yang menyentuh,” kata salah seorang perwakilan warga yang menuntut kegiatan tersebut bubar.

Mengetahui kegiatan sudah bubar, kelompok organisasi yang menolak acara ini pun membubarkan diri. Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi sehari sebelumnya karena perwakilan dari mereka sudah mendatangi Mapolres Pasuruan meminta kegiatan kaum Syiah dibatalkan.

Namun dengan berbagai pertimbangan, polisi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasuruan tetap mengizinkan kegiatan tersebut dengan sarat lokasinya dipindahkan.

Awalnya kegiatan direncanakan di salah satu gedung di Jalan Diponegoro, Bangil dan akhirnya dipindah ke rumah salah satu tokoh yang ada di Lingkungan Kwansan RT 2 RW 11 Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. (fat/fat)

Sumber: news.detik.com/berita-jawa-timur, Muhajir Arifin/Jumat 01 Apr 2016

***

Allahu Akbar! NU Bangil Berhasil Gagalkan Acara Syiah “Maulid Fathimah”

NU Bangil

Ormas Islam NU Bangil gagalkan acara Syiah (1/4/16)


Syiahindonesia.com – Siang ini Umat Islam dari ormas Aswaja Bangil berkumpul di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (1/4).

Mereka menuntut supaya kegiatan memperingati Milad Sayidah Fatimah az Zahra, putri Nabi Muhammad Saw, oleh kelompok Syiah dibubarkan.

Sehari sebelumnya, gabungan dari organisasi keagamaan di Kabupaten Pasuruan itu sudah mendatangi Mapolres Pasuruan. Mereka meminta kegiatan komunitas Syiah tersebut dibatalkan.

Kegiatan itu dipercepat lantaran Umat Islam Bangil gerah dengan sikap Kelompok Syiah yang keukeuh melaksanakannya. (nisyi/syiahindonesia.com) By: Syiah Indonesia on 2:44 PM

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.458 kali, 1 untuk hari ini)