Ilustrasi : Google emage/middleeastupdate.net


Pelayan Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdul Aziz, memperingatkan apa yang sedang dihadapi oleh dunia Islam berupa upaya untuk mencampuri urusan negara lain, mengobarkan perselisihan sektarian antara masyarakat, dan penggunaan milisi bersenjata dan kelompok minoritas untuk mengacaukan keamanan.

Raja Salman dalam pidato pada sesi pembukaan KTT OKI ke-13 di Turki kemarin, menyerukan untuk memberi solusi bagi masalah Palestina, mengakhiri krisis Suriah, dan menghentikan pemberontak kelompok Hutsy.

***

KTT OKI di Istanbul Mengirim Pesan kepada Iran

Menteri Luar Negeri Saudi Adil al-Jubair menegaskan bahwa sikap dunia Islam adalah menolak terhadap kebijakan-kebijakan Iran dan intervensinya dalam urusan negara-negara lain, serta menolak dukungan Iran terhadap terorisme, upayanya mendirikan milisi di berbagai negara, dan tindakannya menggoncang stabilitas, keamanan, dan ketenangan di negara-negara tersebut.

Beliau mengatakan dalam sebuah wawancara malam ini dengan sebuah channel Arab Saudi di sela-sela pertemuan puncak negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam di Istanbul, “Pernyataan yang dikeluarkan oleh pertemuan tingkat tinggi negara-negara Islam sangat jelas dalam mengutuk tindakan-tindakan tersebut dan mengutuk dukungan apapun untuk terorisme dan ekstremisme, dan pesan kepada Iran sangat jelas, dan dunia Islam tidak menerima semua itu dan menolaknya, dan Iran harus mengubah kebijakan-kebijakannya dan menerapkan prinsip bertetangga yang baik dan tidak ikut campur tangan dalam urusan negara lain serta mematuhi norma-norma dan hukum internasional.”

Beliau juga menjelaskan bahwa “Di saat dunia Islam sedang menghadapi banyak tantangan, termasuk ekstremisme dan terorisme dan ketidakstabilan keamanan, juga terdapat potensi besar dalam sumber daya manusia, sumber daya alam dan prestasi di sejumlah besar negara-negara Islam tersebut.”

Sumber : almnatiq.net/serambiharamain.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.045 kali, 1 untuk hari ini)