AntiLiberalNews – Persatuan Ulama Muslimin Sedunia yang dipimpin oleh Prof Dr Yusuf Al-Qaradawi mengeluarkan fatwa untuk kewajiban mendukung dan membantu ekonomi Turki. Umat ​​Islam juga diserukan bersama sikap Turki dalam isu-isu terkini.

“Persatuan Ulama menyerukan umat Islam baik individu, perusahaan dan pemerintah, untuk bersama-sama dengan sikap Turki dalam isu-isu terkini, dan wajib mendukung produk Turki, membantu ekonominya dalam bentuk apapun, sebagai realisasi persaudaraan kemanusiaan dan amal yang sama,” kata Persatuan Ulama Internasional, lapor kantor berita Turki, Anatolia.

Persatuan Ulama mengikuti perkembangan terbaru kondisi kekacauan dan huru hara yang terjadi di Suriah, dan apa yang dilakukan oleh Zionis Israel di Palestina.

“Kejadian minggu lalu (invasi ruang udara Turki) adalah satu provokasi rezim Suriah dan Rusia yang memaksa Turki menembak jatuh jet tempur Rusia untuk menarik Turki ke medan perang, sehingga terjadi pemboikotan Rusia atas produk Turki.

“Umat Islam diserukan berdiri teguh dengan Turki di atas pendirian tegas Turki dalam masalah umat Islam terutama isu Suriah yang menghadapi pemimpin zalim Bashar Asad yang telah membunuh ribuan orang dan mengusir jutaan yang lain.

Persatuan Ulama Internasuinal menegaskan bahwa dukungan terhadap ekonomi Turki wajib dilakukan atas dasar persaudaraan iman. Umat ​​Islam harus bersama dalam satu saf seperti yang dianjurkan oleh ayat-ayat Al-Quran dan hadis Nabi SAW.

“Oleh karena itu, Uni Ulama menyerukan negara-negara Islam, rakyat dan perusahaan-perusahaan, individu-individu, mendukung barang Turki dan memperkuat ekonominya dengan semua cara termasuk pariwisata.

“Tidak bisa meninggalkan Turki sendiri karena apa yang dihadapi Turki hari ini adalah karena pendiriannya bersama kebenaran dalam masalah umat Islam di Suriah dan Palestina dan umat Islam lainnya di Somalia, Myanmar, Irak, Mesir dan Libya dan semua yang tertindas seluruh dunia,” lanjut pernyataan itu.

Red : Maulana Mustofa (antiliberalnews.com)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.372 kali, 1 untuk hari ini)