• Beginilah jadinya jika kaum kafir komunis menjadi penguasa atas ummat Islam
  • Ulama dan Habaib : Segenap Umat Islam Wajib Hukumnya Melawan Ahok

Moskow – Seperti rezim Jakarta, Ahok,Ahok, penguasa kota komunis Moskow, juga melarang setiap Muslim untuk menyembelih Kurban  mereka pada Idul Adha di tahun ini. Larangan itu setelah terbitnya kebijakan nasional dan organisasi keagamaan departemen kota mengumumkan larangan ritual keagamaan di Moskow.

Pelarangan dimulai  setelah sholat Ied di Masjid Moskow pada tanggal 4 Oktober 2014 mendatang. Secara resmi pemerintah komunis Moskow memperingatkan Muslim Moskow dan pengunjung bahwa penjualan dan pemotongan hewan kurban akan dilarang di kota Moskow.

Penguasa kota itu juga menambahkan bahwa penyembelihan  kurban hanya bisa  disembelih  di peternakan dan rumah potong (RPH) di kota ataupun desa masing-masing .

Larangan penguasa Rusia atas ritual ibadah Muslim ini muncul ketika beberapa dari populasi Muslim di kota mulai lakukan penyembelihan kurban di lingkungan apartemen atau di sekitar rumah mereka.

Beginilah jadinya jika kaum kafir komunis menjadi penguasa atas ummat Islam. (aj/dbs) (voa-islam.com) Kamis, 7 Zulhijjah 1435 H / 2 Oktober 2014 10:06 wib

***

Ulama dan Habaib : Segenap Umat Islam Wajib Hukumnya Melawan Ahok

JAKARTA (voa-islam.com) – Ibukota Jakarta rakyatnya menjadi tidak tentram, sejak Ahok memasuki Medan Merdeka Selatan, sebagai wakil gubernur, begitu pongah dan tidak beradab. Sekarang Ahok menyentuh hal-hal yang sangat sensitif, dan bisa membawa ke situasi yang sangat berbahaya.

Pasalnya, Ahok yang tidak faham tentang ajaran Islam, mengeluarkan berbagai pernyataan yang sangat peka. Diantaranya melarang Muslim berjualan hewan qurban dan menyembelih hewan ‘qurban’. Seperti di tempat-tempat umat Islam biasa menyembelih hewan qurban, di masjid, sekolah dan lainnya, karena dianggap mengotori.

Ahok hanya mengizinkan memotong hewan kurban di tempat pemotongan hewan. Ini benar-benar yang tidak masuk akal. Bahkan, Satpol PP DKI sempat bentrok dengan warga Tanah Abang, akibat dilarang berjualan kambing di trotoar.

Sementara itu, pemimpin tertinggi FPI (Front Pembela Islam), Habib Riziq Shihab, terkait terjadinya bentrok di Tanah Abang, menyerukan kepada umat Islam di DKI, segera melengserkan Ahok dari jabatannya.

“Segenap umat Islam wajib melawan Ahok yang telah melarang penjualan hewan qurban di tempat umum, dan melarang penyembelihan hewan qurban di halaman masjid dan sekolah serta kantor pemerintah lainnya,  karena dianggap kotor. Usir dan ganyang semua begundal Ahok yang mau larang umat Islam dalam penegakan syi’ar Islam. Lawan dan lengser Ahok yang telah hina Islam sekarang juga”, tegas Habib Riziq.

KH.Fachrur Rozi menegaskan, ‘Mari berjuang bersama-sama menghadapi Ahok, yang sudah terang-terangan anti Islam, dan turunkan Ahok, serta usir dari Jakarta. Ustad Idris Ridho, mengatakan, Ahok bandit! “Memang Jakarta punya Cina”, ucapnya.

Selanjutnya, DR.Daud Rasyid Sitorus, mendukung perlawanan terhadap Ahok. Daud Rasyid, meminta kepada para khatib, dalam khutbah Jum’at di bulan Zulhijah ini, hendaknya menyerukan agar umat Islam tidak boleh dipimpin non-muslim. Karena ini perintah al-Qur’an. (Qur’an Surah An-Nisa’ : 141).

Dibagian lain, Sekjen FUI (Forum Umat Islam), Mohamad al-Khattath, menyerukan kepada seluruh umat Islam DKI Jakarta, melengserkan Ahok dari jabatannya. Tindakan Ahok yang melarang umat Islam berjualan hewan qurban dan menyembelih hewan qurban, sudah menunjukan sikap permusuhan terhadap umat Islam, tegasnya.

Hal itu, juga disampaikan oleh KH.Kholil Ridwan, yang menjadi Ketua MUI dan DDII, mengecam tindakan Ahok yang sudah berani melecehkan Islam dan umat Islam. Mari bebaskan DKI Jakarta dari penjajahan Cina Kristen Ahok. [jj/dbs/voa-islam.com] Rabu, 7 Zulhijjah 1435 H / 1 Oktober 2014 20:21 wib

(nahimunkar.com)

(Dibaca 692 kali, 1 untuk hari ini)