Pesan Capt Afwan Pilot Sriwijaya tentang Pentingnya Shalat

  • Warganet Saling Bagikan Memori tentang Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air yang Alim

     

 



 


 


Aku anak Lurah 


@capparuni

 

Innalillahi wainnailaihi roji’un Semoga semua Crew & penumpang Sriwijaya air SJY182 segera di temukan #SJY182
#SJ128

6.03 AM · 10 Jan 2021·Twitter for Android

***

Warganet Saling Bagikan Memori tentang Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air yang Alim

views: 4.656

Kapten Afwan, pilot Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu dikenal sebagai sosok yang relijius. Foto/twitter

JAKARTA – Jagat twitter diramaikan cuitan soal sosok Kapten Afwan, pilot Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) siang. Warganet beramai-ramai membagikan kenangan bersama juga lelaki yang dikenal alim tersebut.

Salah satunya disampaikan pemilik akun twitter bernama @AgungRahmadl. Ia ingat betul saat sang kapten meminjam charger handphone miliknya dengan menulis surat yang disertai pesan agar tidak lupa shalat subuh. 

“Waktu itu beliau Capt Afwan meminjam charger di saat aku tertidur di malam hari. Dan menuliskan sebuah surat Mengingatkan Ku Jangan lupa Solat Subuh,” tulis akun tersebut, Minggu (10/1/2021). 

Cerita lain juga data dari warganet @kiki_salsabila. Menurutnya Kapten Afwan identik dengan peci putih dan rajin beribadah. 

Capt afwan yang identik dengan kopyah putihnya, kita selalu menunggu beliau sholat, setelah beliau selsai sholat, baru kita mulai boarding,” cuitnya sembari menempelkan emot sedih. 


Sementara itu akun @muhammadravy97 mendoakan agar sang kapten mendapat sisi terbaik di hadapan Sang Pencipta. “Orang baik orang soleh, insyallah Allah akan kasih jalan yang terbaik untuk beliau. Thank You Capt Afwan #SJ182,” ungkapnya.

 

Bahkan ada pula yang menyebutkan status dari Kapten Afwan sebelum terbang dan hilang kontak. Dalam statusnya Afwan mengingatkan akan pentingnya mendirikan shalat.

Setinggi apa pun aku terbang tidak akan mencapai surga bila tidak shalat lima waktu. Begitu bunyi status Capt Afwan pilot #SJ182 sebelum terbang. Al-fatihah,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 route Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. 

Hingga saat ini sejumlah armada laut, udara dikerahkan untuk melakukan pencarian tersebut. Sejumlah personel gabungan baik TNI-Polri dan pihak lainnya juga turut dikerahkan membantu.

 

(muh)

Muhamad Rizky

nasional.sindonews.com, Ahad, 10 Januari 2021 – 06:28 WIB

 

***

 

Perlu diingat, shalat itu menjadi ukuran baik dan buruknya amal di akherat.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قاَلَ رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ، فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ ، وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ ، قَالَ الرَّبُ – عَزَّ وَجَلَّ – : اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ، فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ تَكُونُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا )) رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيثٌ حَسَنٌ ))

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

https://rumaysho.com/16963-shalat-itu-yang-pertama-kali-akan-dihisab.html

      Pelajaran yang terdapat dalam hadist

1. Shalat adalah tiang Islam. Islam seseorang tidaklah tegak kecuali dengan shalat.
2. Shalat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab. Amalan seseorang bisa dinilai baik buruknya dinilai dari shalatnya.
3. Sholat sunnah akan menyempurnakan shalat wajib.
4. Perkara terakhir yang hilang dari manusia adalah shalat.
5. Shalat adalah akhir wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
6. Jangan Meremehkan Shalat
Barang siapa yang berani meremehkan sholat maka dia dengan yang lainnya akan lebih berani meremehkannya (Umar bin Khotob radhiallahu anhu).

      Imam Ahmad – rahimahullah – juga mengatakan perkataan yang serupa, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam Islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam Islam adalah orang yang betul-betul memperhatikan shalat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam Islam. Kadar Islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.”/ http://hospital.umm.ac.id

 
 

Sebegitu sangat pentingnya arti shalat, hingga sangat menentukan nasib pelakunya, tergantung baik atau buruk shalatnya, namun dalam kenyataan tampak sebegitu kurang dipentingkannya shalat di kalangan Umat Islam kini. Bahkan sampai imam-imam masjid sekalipun, belum tentu memperhatikan benar-benar makna pentingnya shalat yang ia imami itu. Sehingga belum tentu dilakukan dengan benar2 sungguh2 secara hati2 dan cermat serta khusyu’. Bahkan terkesan buru2.

Itu belum lagi kebanyakan Umat Islam yang sampai ada yang seperti tergambar dalam ilustrasi di atas, pakaiannya saja kurang memenuhi syarat untuk menutup aurat secara sempurna.

Oleh karena itu, mari kita setting ulang, perbaiki shalat kita. Pelajari dan cermati ilmunya. Kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah menjadikan kita sebagai hamba-hamba yang beruntung, yakni yang khusyu’ dalam shalatnya. Dan dengan shalat yang khusyu’ itu insyaAllah akan terjaga dari kekejian dan kemunkaran, dan mampu beramal kebaikan-kebaikan yang tinggi nilainya. Hingga akan diberi karunia dengan mewarisi surga firdaus di akherat kelak, abadi selamanya.

قَدۡ أَفۡلَحَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ١ ٱلَّذِينَ هُمۡ فِي صَلَاتِهِمۡ خَٰشِعُونَ ٢ وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَنِ ٱللَّغۡوِ مُعۡرِضُونَ ٣ وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِلزَّكَوٰةِ فَٰعِلُونَ ٤ وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِفُرُوجِهِمۡ حَٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِهِمۡ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَإِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبۡتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡعَادُونَ ٧ وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِأَمَٰنَٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَٰعُونَ ٨ وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَوَٰتِهِمۡ يُحَافِظُونَ ٩ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡوَٰرِثُونَ ١٠ ٱلَّذِينَ يَرِثُونَ ٱلۡفِرۡدَوۡسَ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ١١ [ المؤمنون:1-11]

1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, [Al Mu”minun:1]

2. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, [Al Mu”minun:2]

3. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, [Al Mu”minun:3]

4. dan orang-orang yang menunaikan zakat, [Al Mu”minun:4]

5. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, [Al Mu”minun:5]

6. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. [Al Mu”minun:6]

7. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. [Al Mu”minun:7]

8. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. [Al Mu”minun:8]

9. dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. [Al Mu”minun:9]

10. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, [Al Mu”minun:10]

11. (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. [Al Mu”minun:11]

 
 

 
 

Dirangkum oleh Hartono Ahmad Jaiz

 

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 1.359 kali, 1 untuk hari ini)