Sumbre foto : lipsus.kompas.com/Ilustrasi


Oleh :  fikri “kiki” fauzi .

Perhelatan akbar pilkada DKI Jakarta  tahun 2017 akan segera dimulai. Koalisi Partai-partai politik telah memajukan calon gubenur dan calon wakil gubenur DKI Jakarta  yang akan memimpin DKI Jakarta  Tahun 2017-2022. Untuk lebih memudahkannya saya memakai istilah poros.

Poros-poros ini merupakan kumpulan atau koalisi partai-partai politik.

  1. Poros WONG LICIK terdiri dari koalisi PDIP , Golkar, Nasdem, dan Hanura mencalonkan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.
  2. Poros CIKEAS merupakan koalisi PPP, PKB, dan PAN, Demokrat mencalonkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
  3. Poros KEBAYORAN yakni Koalisi PKS dan Gerinda mencalonkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

“Bahaya 12 bagi Ummat Islam dan Masyarakat  Jakarta  “.

3 pasang calon gubenur dan wakil gubenur DKI Jakarta  2017-2022 bisa membahayakan bagi ummat Islam  serta masyarakat Jakarta  yang menghendaki pemimpin yang Islami,bersih,tidak korupsi,pro rakyat,santun.  Koalisi WONG LICIK jelas  diuntungkan,  Selain terpecahnya partai-Islam dan atau partai-partai berbasis massa ummat Islam serta partai oposisi. Dengan nama-nama yang menjadi lawan jagoan mereka.

Ahok, calon incomben ini jelas tidak akan dipilih oleh ummat Islam serta masyarakat Jakarta  karena dosa-dosanya sudah terlalu banyak,kebijakannya menyakiti masyarakat  kecil,dan masih banyak lagi hingga jika ditulis niscaya tidak akan muat tulisan ini.  Djarot Saiful Hidayat wakilnya ahok saat ini merupakan politisi PDIP  partai yang belakangan disebut sebagai partai wong licik.

Agus Harimurti Yudhoyono putra mantan Presiden SBY, memang masih muda namun tidak punya pengalaman ke dunia politik praktis. Agus Harimurti akan didampingi oleh Sylviana Murni Deputi Gubernur DKI Jakarta  Bidang Pariwisata mantan menjabat sebagai Kepala Satpol PP dan Wali Kota Jakarta  Pusat, memang bisa dibilang cukup banyak pengalaman di birokrasi Jakarta . Namun, posisi jabatanya saat ini merupakan anak buah dari Ahok. tentunya hal ini akan menjadi batu sandungan bagi pasangan tersebut. Bagi masyarakat  Jakarta , Ahok adalah musuh karena telah melakukan dosa-dosa kepada mereka dengan kebijakan yang  menggusur rumah rakyat demi kepentingan cukong aseng serta asing. Tentunya dalam pandangan masyarakat,  anak buah itu tidak jauh berbeda dengan bossnya.

Anies Baswedan mantan tim sukses Jokowi, mantan mentri pendidikan rezim Jokowi. Anies Baswedan terinfeksi virus JIL ( jaringan Islam liberal )…!?!?!, dia mantan rektor lembaga sekuler Paramadina yang merupakan salah satu kampusnya kalangan liberal. pernah disoroti Umat Islam karena hendak Susupkan Kemusyrikan Baru/ Pluralisme Agama kepada para murid lewat rencana mengatur doa di sekolah walaupun akhirnya dia mengeuarkan jurus andalan yakni ngeles. Hal ini juga bisa dijadikan pertimbangan untuk ummat Islam Jakarta  khususnya mereka yang paham tentang bahaya liberal,sekuler.  Sandiaga Uno calon wakilnya, merupakan seorang pengusaha muda,yang belum lama namanya dikenal oleh masyarakat .

Hasil penjabaran singkat tentang cagub-cawagub pilkada DKI Jakarta  diatas semuanya bisa membuat ummat Islam dan masyarakat  Jakarta  dalam keadaan bahaya 12. Artinya dalam keadaan darurat dan sangat berbahaya.

Fikri Fauzi

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.640 kali, 1 untuk hari ini)