RMOL.  Pihak kepolisian diharapkan segera menyampaikan ke publik proses penanganan kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Desakan tersebut ditegaskan Ketua Fraksi PAN, Mulfahri Harahap menyikapi rencana aksi demo besar-besaran massa ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI pada 4 November nanti di Istana Negara sebagai reaksi atas lambatnya kepolisian menangani kasus penistaan Ahok.

Mulfahri yang juga Wakil Ketua Umum PAN ini tidak sependapat kalau polisi tidak berani menangani kasus penistaan yang membuat ormas Islam itu marah. Sementara aksi tersebut tinggal menghitung hari.

“Makanya perlu disampaikan pihak kepolisian ke publik secepatnya. Minimal kesimpulan awal dari penanganan kasus tersebut, apakah dilanjutkan atau tidak. Dan publik menunggunya,” kata Mulfahri di sela-sela di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (29/10).

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk meyakini kalau pihak Kepolisian serius menangani kasua Ahok tersebut. Apalagi melihat reaksi umat Islam yang tersinggung atas penistaan agama yang dilakukan Ahok.

“Kita harus percaya kepada pihak kepolisian,” demikian Wakil Ketua Komisi III ini. [zul]

Sumber: hukum.rmol.co/ Sabtu, 29 Oktober 2016

(nahimunkar.com)