Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar saat berpidato beberapa waktu lalu.

Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkenal fenomenal. Selain pernah dilapor kasus kekerasan dalam rumah tangga (KdRT), dia juga pernah menyampaikan pidato yang menghebohkan.

Dalam video yang beredar, Samanhudi menyampaikan pidato yang dianggap provokatif. Politikus PDIP itu mengajak masyarakat Blitar untuk memerangi kelompok berjenggot yang melawan pemerintah.

“Jangan takut gara-gara dia punya jenggot. Kita punya jenggot tapi hati nurani kita kuat. Saya mau tanya, Anda masih takut tidak? Tidak perlu takut, kita lawan, kita lawan. Yang penting Bhinneka Tunggal Ika,” kata Samanhudi, Rabu (17/5/2017).

Menurut Samanhudi, masyarakat tidak perlu takut memerangi orang-orang yang melawan pemerintah sah saat ini.

“Untuk itu, masyarakat Blitar jangan takut, jangan getar karena wali kota yang terdepan dalam memberantas orang-orang seperti itu. Untuk itu, kita percayakan, kekuatan masih kuat, TNI dan Polri ada di belakang kita untuk mempertahankan Indonesia yang kita cintai ini,” ungkap Samanhudi.

Ia berharap pemerintah Jokowi mendengar aspirasi masyarakat Blitar yang mengingingkan Indonesia damai tanpa kelompok berjenggot.

“Kita beri semangat pemerintah Jokowi, mudah-mudahan Jokowi mendengarkan secara langsung, menumpas aliran sesat, memecah bangsa Indonesia. Masyarakat Blitar tanpa jenggot mendukung pemerintahan sah,” pungkas Samanhudi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Samanhudi, Rabu malam (6/6/2018).

“(Iya benar ada OTT) Walkot Blitar,” kata seorang sumber di KPK. Menurut sumber tersebut, kepala daerah itu diamankan bersama sejumlah pihak lainnya.

Namun, belum diketahui pasti terkait kasus Anwar terjaring OTT. Pun berapa uang yang turut diamankan dalam operasi senyap malam ini juga belum diketahui.

Sampai saat ini KPK belum memberikan keterangan resmi soal OTT di Blitar. Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga belum membalas konfirmasi.

https://youtu.be/RzCue7E7ymw

Editor: Abu Asyraf / news.rakyatku.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 6.076 kali, 1 untuk hari ini)