Pernyataan Guntur Romli (IST)

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli mempunyai jejak digital yang sangat kontroversi terutama menyangkut masalah keislamanan.

Guntur pernah menuliskan di akun Twitter-nya bahwa konsep halalan tayyiban dalam Al Quran sudah tidak berlaku.

“Kata Quran tentang makanan ‘halalan thayyiban (halal dan baik) sudah tak berlaku, sekarang makanan harus ‘sehat dan bergizi”,” kicau Guntur.

Saat ini kicauan Guntur yang kontroversi sudah dihapus karena ia butuh suara dari kalangan Islam untuk menjadi anggota DPR dari PSI.

https://suaranasional.com

***

Perintah Makan yang Halalan Thayyiban dalam Al-Qur’an, dan Larangan Makan Haram

{يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ } [البقرة: 168]

  1. Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu [Al Baqarah168]

{وَتَرَى كَثِيرًا مِنْهُمْ يُسَارِعُونَ فِي الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَأَكْلِهِمُ السُّحْتَ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (62) لَوْلَا يَنْهَاهُمُ الرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ عَنْ قَوْلِهِمُ الْإِثْمَ وَأَكْلِهِمُ السُّحْتَ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَصْنَعُونَ } [المائدة: 62، 63]

  1. Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu
  2. Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu  [Al Ma”idah,62-63]

Dalam ayat itu jelas, tidak melarang makan haram saja sangat dikecam oleh Allah Ta’ala:

Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu  [Al Ma”idah, 63]

Bagaimana pula ketika seseorang bukan lagi tidak melarang makan haram, tapi justru menganggap ayat Allah tentang perintah makan hanya yang halalan tayyiban (halal lagi baik) itu dianggap tidak berlakulagi?

Itu sudah menghujat Al-Qur’an. Padahal, orang yang menghujat Al-Qur’an itu telahditegaskan dalam Al-Qur’anpula:

{وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا كُلُّ خَتَّارٍ كَفُورٍ} [لقمان: 32]

Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar [Luqman32]

{وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الْكَافِرُونَ } [العنكبوت: 47]

Dan tiadalah yang mengingkari ayat-ayat kami selain orang-orang kafir [Al ‘Ankabut47]

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.500 kali, 1 untuk hari ini)