KOREA SELATAN—Dihadapkan dengan populasi yang semakin menua, dimana merupakan salah satu negara dengan tingkat kelahiran terendah di dunia, membuat pemerintah Korea Selatan mendesak warganya untuk melahirkan lebih banyak bayi.

Di antara “langkah-langkah darurat” untuk untuk memulai hal itu, atau tumbuh, pemerintah Korsel canangkan dukungan keuangan untuk pasangan muda dan tambahan cuti bagi orang tua yang akan menyambut kelahiran anak kedua.

The Korea Herald melaporkan bahwa Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan menyatakan penurunan kelahiran bayi sebesar 5,3% dalam lima bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan waktu yang sama pada tahun 2015.

Menteri Kesehatan Chung Chin-Youb mengatakan, “Pemerintah menyiapkan langkah-langkah darurat dimana kita harus mengerahkan segala upaya yang mungkin untuk menghadang laju kelahiran yang rendah saat ini”.

“Tapi hal ini masih gagal mengubah rasa takut memiliki banyak anak dikalangan pemuda, atau untuk menghibur para ibu yang bekerja.”

BBC melaporkan bahwa tingkat kelahiran di Korea Selatan telah merosot sejak tahun 1960, meskipun pemerintah telah mengeluarkan miliaran poundsterling guna mendukung hal itu.

Pemerintah akan menganggarkan biaya hingga £ 44m pounds guna menyusun langkah-langkah baru, menurut Korea Times, meskipun ada kekhawatiran bahwa kebijakan negara tidak dapat mempengaruhi budaya perusahaan. []

By Rifki M Firdaus/islampos.com/August 28, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.118 kali, 1 untuk hari ini)