Jaksa Agung HM Prasetyo


JAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mencopot Jaksa Agung HM Prasetyo. Jaksa Agung dinilai merusak kinerja hukum pada masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Salah satunya contohnya adalah tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) hukuman 1 tahun penjara dengan dua tahun masa percobaan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai ringan.

 “Saya akan mengirim surat resmi permintaan agar Presiden Joko Widodo mencopot Jaksa Agung. Karena terang Jaksa Agung selama Ini menjadi beban politik dan merusak kinerja hukum Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla,” katanya kepada Okezone, Minggu (23/4/2017) malam.

Ia menduga, ada campur tangan dari Jaksa Agung dalam tuntutan terhadap Ahok. Terlebih, Jaksa Agung HM Prasetyo merupakan mantan kader Partai Nasdem, partai yang memiliki afiliasi politik dengan Ahok dalam Pilgub DKI.

“Yang jelas kita sangat kecewa, terang JPU dikontrol oleh Jaksa Agung yang memiliki afiliasi politik terhadap Ahok. Tuntutan JPU melakukan akrobasi hukum dengan terang benderang dan menghina nalar publik,” tegasnya.

Selain mendesak Presiden Jokowi untuk mencopot HM Prasetyo, PP Pemuda Muhammadiyah juga akan melaporkan Jaksa Agung ke Komisi Kejaksaan.

“Kami akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan JPU dan Jaksa Agung kepada Komisi Kejaksaan,” kata Dahnil.(erh)

Sumber: news.okezone.com/Dara Purnama

(nahimunkar.com)

(Dibaca 798 kali, 1 untuk hari ini)