Foto: Okezone


JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hari ini memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok diperiksa KPK terkait dugaan kasus korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

“Ya apresiasi, kita apresiasi. Semoga dengan adanya pemanggilan ini jadi terbuka semuanya,” ujar Prabowo saat dihubungi, Selasa (12/4/2016).

Prabowo mengatakan, pemeriksaan ini bermula dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun anggaran 2014. Namun ia menampik pemanggilan Ahok hari ini merupakan usulan dari DPRD DKI.

“Ini bukan keinginan DPRD DKI, ini semata-mata masalah hukum. Artinya jika Pak Ahok dipanggil itu karena ada masalah hukum,” sambungnya.

Prabowo pun meyakini KPK akan bertindak profesional dalam mengusut kasus yang diduga mengakibatkan kerugian daerah sebesar Rp 191 miliar ini. Sebelumnya berkas kasus pembelian lahan RS Sumber Waras sudah dilakukan audit investigasi oleh BPK dan dilaporkan kembali kepada KPK.

“Enggak mungkin sembarangan KPK buat periksa orang. Lembaga ini punya integritas,” tukas Prabowo.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK, Pemprov DKI dinilai salah dalam menentukan patokan harga nilai jual objek pajak (NJOP). Sehingga nilai yang dibayarkan Pemprov DKI dinilai mengalami penggelembungan.

Pemprov DKI merujuk pada NJOP di Jalan Kyai Tapa senilai Rp 20 juta. Padahal seharusnya, menurut BPK, ajuan harga beli dapat didasarkan pada nilai NJOP di Jalan Tomang Utara yang hanya Rp 7 juta.

(fmi)

Sumber : news.okezone.com – Selasa, 12 April 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.294 kali, 1 untuk hari ini)