.

 

Inilah beritanya.

***

 

Tubuh Keluar Belatung Setelah Diobati Guntur Bumi

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta klinik pengobatan Ustaz Guntur Bumi ditutup. Mereka memang tak memberikan label ‘sesat’ pada klinik itu, akan tetapi berbagai fakta unik mengenai pengobatan itu  diungkap oleh mantan pasiennya.

 “Pas berobat, beberapa jam kemudian saya keluar, terus ada batu kecil dan ulat,” kata seorang pasien bernama Ibu Min, seperti dikutip Tribunnews.com dari Tabloidnova.com.

Ibu Min yang ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No.3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2014).
mengatakan, sama seperti pengakuan pasien-pasien lainnya, mereka diobati di sebuah ruang kecil dan tertutup. Di ruang pengobatan itu sengaja dibuat gelap. Ibu Min mengaku tak tahu pasti apa yang terjadi saat itu, yang jelas usai pengobatan keluarlah paku dan ulat dari dalam tubuhnya.

“Saya diobati di ruang tertutup. Saya nangis pas diobati, karena keluar paku dan belatung. Katanya saya kena santet,” cerita Ibu Min.

Sebagai salah satu ‘treatment’ dalam pengobatannya, Guntur Bumi biasa menyuruh anak buahnya untuk membacakan ayat suci Al-Qur’an. Sayangnya, belum juga khatam Al-Qur’an sebagaimana persyaratannya, staf Guntur Bumi yang sedang menangani Ibu Min, pulang begitu saja setelah beberapa perhiasan dikantonginya.

“Ketika saya kasih emas, dia langsung pulang, padahal stafnya belum selesai khatam Qur’an. Di sana ada kelapa hijau dan ayam hitam yang jeroannya dikubur di rumah saya,” terang Ibu Min. (Okki/Tabloidnova.com) tribunews.com, Selasa, 18 Maret 2014 07:34 WIB

***

Dokumen dari MUI Dicuri, Hans Suta Akan Laporkan UGB ke Polisi

  • Selasa, 18 Maret 2014 21:30
  • Liputan6.com, Jakarta Hans Suta, keluarga korban praktek pengobatan Ustad Guntur Bumi akan melaporkan suami Puput Melati itu ke Polda Metro Jaya.  Hal itu dilakukan Hans karena, dokumen miliknya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang berisikan lima poin ketetapan soal prektek pengobatan, diambil oleh UGB.
  • Dokumen tersebut diambil ketika Hans dan UGB bertemu. Namun sayang, Hans tak menjelaskan secara detail, pertemuannya saat itu.”Ada dokumen saya yang di dalam kumpulan dokumen hilang. Saat itu saya sedang ketemuan sama UGB di sebuah restoran, tempat makan. Pas pulang tiba-tiba dokumen saya nggak ada,” kata Hans Suta saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2014).

    Hans pun mencoba menceritakan secara detail bagaimana UGB, mengambil dokumen miliknya, usai bertemu dan makan bersama.

  • “Dia memasukan dokumen ke bawah dan ditutupi pakai baju. Pas pulang saya cari nggak ada. Di dokumen itu ada lima poin yang dia bacakan di MUI. Lima poin itu membuat dia merasa tertekan,” beber Hans.Hans mengatakan kalau dirinya juga punya saksi yang melihat kalau UGB mengambil dokumen miliknya. “Saksinya ada,” kata Hans singkat.

    Seperti diketahui, Hans Suta sebelumnya sudah melakukan perdamaian dengan UGB terkait praktek pengobatannya Senin (10/3/2014). Namun, kini Hans Suta mulai kembali meminta haknya yang belum dikembalikan secara utuh oleh UBG. Bahkan, dalam waktu dekat  dirinya akan melaporkan UGB atas kasus pencurian.

  • (Fei)

***

 

Santet Masih Nempel di Badan, UGB Harus Kembalikan Rp 75 Juta ke Pasien

Jumat, 14 Maret 2014 13:54 WIB

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Junianto Hamonangan

TRIBUNNEWS.COM – Setelah Hans Suta memilih jalan damai dan mengakhiri perseteruannya dengan Ustaz Guntur Bumi (UGB), kali ini pasien lainnya, Dody Rusmansyah, juga melakukan hal yang sama dengan memilih jalan damai.

Padahal sebelumnya ia bersama tim kuasa hukumnya, hendak melaporkan pria yang biasa disapa
UGB tersebut ke pihak berwajib. Pengacara Dody, Yasin Hasan, berencana melaporkan UGB dengan menggunakan pasal 368, 378, dan 372 KUHP untuk menjerat suami dari Puput Melati tersebut.

Pasalnya klien Yasin merasa telah dirugikan saat menjadi pasien dari UGB beberapa waktu lalu.
“Iya fix batal. Enggak jadi sudah damai. Kami niat melaporkan bukan semata-mata ikut-ikutan yang lain,” ucap pengacara Dody Rusmansyah, Yasin Hasan, saat dihubungi via telepon, pada Jumat (14/3).

Niat tersebut terlaksana dikarenakan UGB bersedia mengembalikan apa yang sudah seharusnya dilakukan, dimana Dody merasa telah mengeluarkan uang sebesar Rp 75 juta demi menghilangkan santet yang ada di dalam dirinya.

Rencananya uang tersebut akan dikembalikan melalui Ramdan Alamsyah, perwakilan UGB. “Uangnya dikembalikan lewat Ramdan Alamsyah,” tambahnya.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.006 kali, 1 untuk hari ini)