Prank Sumbangan 2 Triliun, Tragedi Nasional bagi Kaum Bipang (Babi Panggang) dari Level Atas Sampai Level Keset

  • Netizen: Prank Sumbangan 2 Triliun, Tragedi Nasional Bagi Kaum Bipang (Babi Panggang)
  • Apa pasal? Sebab sebelum kasus ini (terungkap hingga) ternyata cuma prank belaka, sumbangan 2 Triliun ini dijadikan bahan oleh para buzzer untuk mendiskreditkan pihak-pihak tertentu.

     

“Hari ini, Senin 2 Agustus 2021, merupakan Tragedi Nasional bagi kaum Bipang, krn hari ini mereka diprank secara nasional oleh Keluarga Akidi Tio. Ini merupakan tragedi yg sangat menginjak2 kaum bipang dari level atas sampai level keset,” ujar akun twitter @abu_waras.

 

Apa pasal? Sebab sebelum kasus ini ternyata cuma prank belaka, sumbangan 2 Triliun ini dijadikan bahan oleh para buzzer untuk mendiskreditkan pihak-pihak tertentu.

 

Bahkan si Denny Siregar sampai menuding orang-orang rasis yang berdonasi tapi melihat agamanya apa.

 

“(Sumbangan 2 T ini) Menampar orang-orang rasis yang berdonasi tapi masih melihat siapa yang dibantu dan agamanya apa,” kata Denny Siregar dalam video menanggapi sumbangan 2 T waktu itu.

Hari ini, Senin 2 Agustus 2021, merupakan Tragedi Nasional bagi kaum Bipang, krn hari ini mereka diprank secara nasional oleh Keluarga Akidi Tio.
Ini merupakan tragedi yg sangat menginjak2 kaum bipang dari level atas sampai level keset.pic.twitter.com/iHH46quixl#TurutBerdukaCita

— Lambe Waras (@abu_waras) August 2, 2021

***

Netizen: Prank Sumbangan 2 Triliun, Tragedi Nasional Bagi Kaum Bipang (Babi Panggang)

 

Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio dijemput langsung Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro ke Mapolda Sumsel Senin (2/8/2019).

 

Info terbaru Heriyanti akan ditetapkan tersangka kasus uang hibah Rp 2 Triliun yang tidak benar.

 

Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pukul 12.59 WIB dan langsung digiring masuk ke ruang Dir Ditkrimum Polda Sumsel dengan pengawalan sejumlah petugas.

 

Menggunakan batik biru dengan celana panjang hitam, Heriyanti berusaha menghindari awak media dengan terus berjalan cepat seraya menutupi wajahnya menggunakan tangan.

 

Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya.

 

Kasus ini bermula saat keluarga alm Akidi Tio memberikan sumbangan bantuan dana penanggulangan covid-19 sebesar Rp 2 Triliun, Senin pekan lalu (26/7/2021). 

 

Penyerahan simbolis dana bantuan disaksikan Gubernur Sumsel H Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt Kes dan Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji. 

[PORTAL-ISLAM.ID] Senin, 02 Agustus 2021 SOSIAL MEDIA

***

Sumbangan Rp2 T dari Keluarga Akidi Tio Ternyata Bohong, Heriyanti (Anak Bungsu) Jadi Tersangka

Posted on 2 Agustus 2021

by Nahimunkar.org

Sumbangan Rp2 T dari Keluarga Akidi Tio Ternyata Bohong, Heriyanti (Anak Bungsu) Jadi Tersangka

  • Itu ternyata bohong. Polisi pun menetapkan putri bungsunya, Heriyanti sebagai tersangka.

Sumbangan sebesar Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) dari mendiang Akidi Tio, yang disampaikan keluarganya, ternyata bohong. Polisi pun menetapkan putri bungsunya, Heriyanti sebagai tersangka.

Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncuro mengungkapkan, penetapan tersangka berdasarkan penyelidikan yang dilakukan tim khusus selama sepekan. Mereka menemukan indikasi penipuan dalam sumbangan itu.

“Kapolda sebelumnya membentuk tim. Tim pertama menyelidiki kebenaran asal usul komitmen itu, tim kedua soal penanganan uang, karena jumlah banyak. Hasilnya ternyata adalah penipuan,” ungkap Ratno, Senin (2/8).

Heriyanti kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia sebelumnya diamankan di salah satu bank di Palembang dan langsung digiring ke Ditreskrimum Polda Sumsel.

“Kita setengah jam lalu melakukan penegakan hukum terkait komitmen bantuan penanganan Covid-19 kepada Kapolda Sumsel. Saat ini tersangka inisial H (Heriyanti) sudah diamankan,” ujarnya.

Untuk motif dan lainnya, Ratno enggan menjelaskan lebih lanjut. Menurut dia, hal itu nanti akan disampaikan secara gamblang oleh Direktur Reskrimum atau Kapolda Sumsel langsung. “Secara garis besar nanti akan disampaikan,” pungkasnya. [yan]

Merdeka.com – Senin, 2 Agustus 2021 15:16Reporter : Irwanto

***

Betapa terpukulnya masyarakat Tionghoa se-Indonesia

Apa yang dikhawatirkan Dahlan Iskan, ternyata terjadi. Ketika sumbangan itu ternyata bohong belaka, maka yang ditulis dan dikhawatirkan Dahlan Iskan pun terjadi.

Dahlan yang wartawan kawakan itu kemarin menulis:

Sehari sebelum bertemu Si Cantik, saya diliputi penuh keraguan: jangan-jangan sumbangan Rp 2 triliun itu pepesan kosong. Betapa terbantingnya Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri. Betapa terpukulnya masyarakat Tionghoa se-Indonesia. (lihat Sumbangan Rp 2 Triliun Keluarga Aki ke Kapolda Pepesan Kosong? Ini Penjelasan Si Cantik

Posted on 1 Agustus 2021

by Nahimunkar.org

​Sumbangan Rp 2 Triliun Keluarga Aki ke Kapolda Pepesan Kosong? Ini Penjelasan Si Cantik

https://www.nahimunkar.org/sumbangan-rp-2-triliun-keluarga-aki-ke-kapolda-pepesan-kosong-ini-penjelasan-si-cantik/ )

***

Dibangga-banggakan oleh yang sok nasionalis dan mencela-cela para tokoh Islam

Di medsos padahal sudah dibangga-banggakan oleh manusia2 yang sok nasionalis. Sehingga mereka memuji-muji sumbangan 2 T (yang ternyata bohong) itu, dan mencela-cela para tokoh Islam yang peduli terhadap nasib Umat Islam Palestina yang ditindas penjajah Israel.

Semoga saja mereka yang telah mengagung-agungkan sumbangan 2 T bohongan itu masih punya rasa kehilangan muka. Dan semoga manyadari kecaman2nya terhadap para tokoh Islam yang peduli terhadap penderitaan Muslimin Palestina yang dijajah semana-mena oleh penjajah Israel tersebut adalah kelancangan yang sangat memalukan dan menunjukkan kebenciannya terhadap Islam.

(nahimunkar.org)

(Dibaca 318 kali, 1 untuk hari ini)