Jakarta – Kabar mengenai kecelakaan yang menimpa Setya Novanto memang menjadi topik pembicaraan hangat hari ini. Namun yang tak kalah menarik ialah pemilik mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang diduga sebagai pria yang menyembunyikan sosok Setnov.

Banyak grup chat yang membicarakan hal tersebut, ditambah dengan beredarnya video mengungkap orang yang diduga menyembunyikan Setya Novanto, saat mau ditangkap oleh KPK.

Pria yang dikabarkan berinisial H itu pun ramai dibicarakan karena merupakan teman dekat Setya Novanto, yang juga bekerja di sebuah televisi swasta sebagai kontributor.

Meski telah ramai dibicarakan dan terungkap, belum diketahui apakah sosok yang menabrakkan mobilnya ke tiang listrik di depan rumah Surya Paloh itu akan diperiksa KPK.

Pria bertubuh tambun itu tampak berjalan sambil menelepon, beberapa kalangan mengenali sosok ini dan mobilnya.

“Tidak mungkin kecelakaan,” kata politisi Partai Golkar, Yorrys Raweyai.

Sedangkan pengacara menyatakan, Setya Novanto sedang terburu-buru berencana menuju Metro TV untuk melakukan siaran live.

“Terburu-buru ke Metro TV,” katanya. Padahal, dalam keterangan sebelumnya, Setya Novanto dikabarkan sedang buru-buru mau ke KPK. (Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

***

Hilman, Jurnalis Metro TV yang Membawa Setya Novanto Ditetapkan Tersangka

JAKARTA-  Jurnalis Metro TV, Hilman Mattauch yang menyetir mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Hilman diduga melakukan kelalaian saat menyetir mobil hingga menabrak tiang listrik di  Jalan Permata Berlian RT 02 RW 02 Keluraan Grogol Utara, Jakarta Barat, Kamis (17/11) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Hilman dikenakan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

“Makanya kita kenakan UU lalu lintas ya, spesialis ini di Pasal 283 kemudian juncto Pasal 310 ancaman 3 bulan. Namanya seseorang ditilang, tersangka bukan?,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/11).

Kendati demikian, pria berbadan tambun itu tidak ditahan oleh aparat kepolisian, karena ancaman kurungan penjara kurang dari lima tahun. “Ya nggak ditahan dong,” ungkap Argo.

Sampai saat ini, Hilman masih berada di Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan untuk menjalani proses pemeriksaan. Begitu pula Toyota Fortuner bewarna hitam yang dikemudikannya.

“Hilman masih di Pancoran. Masalah SIM-nya ditahan atau tidak kami cek dulu,” pungkas Argo.

Sementara itu, terkait peran Hilman yang diduga menyembunyikan Ketua DPR Setya Novanto, saat menjadi buronan atau daftar pencarian orang (DPO) K‎omisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Arief Poyuono mengaku tetap bersikap positif dugaan yang diberikan kepada jurnalis Metro TV ini.

Sebab kemungkinan dirinya mendampingi Setya Novanto karena ingin membuat suatu liputan khusus mengenai Ketua Umum Partai Golkar, yang terseret dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

“Kalau ada jurnalis yang menyembunyikan Setya Novanto sih enggak lah. Mungkin saja si jurnalis ingin buat liputan dengan judul ‘Dosakah yang dilakukan ‎Setya Novanto’,” ujar Arief saat dihubungi Jumat (17/11).

Sekadar informasi, beredar pesan di kalangan awak media yang menyebutkan bahwa Hilman, jurnalis Metro TV diduga menyembunyikan Ketua DPR Setya Novanto di Apartemen Kedoya Elok miliknya. Dalam pesan tersebut juga disebutkan, bahwa apartemen tersebut diduga dari pemberikan mantan pria tertampan se-Surabaya ini. (cr2/cr5/JPC)

Editor Afdal Namakule / fajar.co.id

(nahimunkar.org)

(Dibaca 963 kali, 1 untuk hari ini)