Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas dalam gelombang protes terbaru Muslim menentang kampanye pemerintah untuk mengindoktrinasi komunitas mereka dengan ideologi sesat Ahbashism.

“Semua apa yang Anda lihat adalah hasil dari penindasan lama terhadap umat Islam Ethiopia,” kata Haji Abdurahman Sadiq, seorang pemimpin komunitas Muslim, kepada OnIslam.net.

Polisi Ethiopia menembak mati tujuh Muslim di kota Assasa di provinsi Arsi negara bagian Oromiya Jumat lalu.

Saksi mata mengatakan korban Muslim jatuh ketika pasukan keamanan Ethiopia mengepung sebuah masjid untuk menangkap Syaikh Su’ud Aman atas tuduhan mengkampanyekan ideologi “teroris”.

Ketika jamaah mencoba menghentikan penangkapan Syaikh, pasukan keamanan justru melepaskan tembakan, menewaskan tujuh Muslim. Puluhan orang juga dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.

Pembunuhan ini menambah hubungan yang semakin tidak harmonis antara Muslim dan pemerintah, di mana komunitas Muslim menggambarkan pemerintah berusaha campur tangan dalam urusan agama mereka.

Muslim mengatakan pemerintah menjadi ujung tombak kampanye yang bekerja sama dengan Dewan Tertinggi Urusan Islam untuk mengindoktrinasi komunitas mereka dengan ideologi dari sebuah sekte sesat yang disebut “Ahbash”.

Pemerintah perdana menteri Ethiopia Meles Zenawi telah menempatkan Ahbas yang bertanggung jawab atas urusan agama umat Islam Ethiopia.

Namun umat Islam Ethiopia mengatakan langkah pemerintah itu merupakan pelanggaran terhadap konstitusi, yang mencegah campur tangan pemerintah dalam urusan agama.

Muslim juga menuduh Ahbash meluncurkan “Program indoktrinasi” di daerah mayoritas Muslim, memaksa orang untuk menghadiri kamp “pelatihan agama” dan jika menolak akan diinterogasi polisi atau ditangkap.

Pemimpin Muslim berencana untuk bertemu PM Zenawi untuk membahas situasi komunitas mereka di Ethiopia.

Didirikan oleh ulama Ethiopia-Libanon Syaikh Abdullah al-Harari, Ahbash dipandang oleh Barat sebagai “alternatif ramah” dibandingkan ideologi Wahabi, yang melihat Barat sebagai ekstrim dan militan.

Muslim Ethiopia mengatakan para imam Ahbash yang dibawa dari Libanon menjadi pejabat Majlis dan mengajarkan muslim Ethiopia bahwa “Wahabi” adalah non-Muslim.

Represi

Pemimpin Muslim menuduh pemerintah Ethiopia menindas komunitas mereka dengan dalih memerangi terorisme.

“Pemerintah menyatakan dalam konstitusinya bahwa ia tidak memiliki hak untuk campur tangan dalam urusan agama kami,” kata Sadiq kepada OnIslam.net.

“Pada awalnya, pemerintah memungkinkan umat Islam berdakwah secara bebas, membolehkan menerbitkan buku-buku Islam, membangun sekolah-sekolah Islam dll”

Tapi semua telah berubah menjadi mimpi buruk.

“Kami berharap dan berpikir bahwa kami bisa memulai era baru,” kata pemimpin Muslim Ethiopia.

“Tetapi karena waktu berlalu, pemerintah mulai menindas rakyat kami secara brutal.

Para pemimpin masyarakat mengatakan bahwa kini telah menjadi “misi mustahil” bagi umat Islam untuk membangun masjid di Ethiopia.

“Anak-anak kami tidak bisa mengungkapkan iman mereka secara bebas di perguruan tinggi dan universitas milik pemerintah. Organisasi amal Muslim mendapat tuduhan palsu dengan dalih ‘Wahhabisme’ dan ditutup.

“Kepemimpinan Majlis tidak mengatakan apa-apa ketika langkah-langkah ilegal menyakiti umat Islam.”(fq/oi)

ERAMUSLIM > DUNIA

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/protes-ajaran-sesat-ahbashism-7-muslim-ethiopia-tewas-ditembak-aparat.htm
Publikasi: Senin, 30/04/2012 09:19 WIB

***

Sesat menyesatkan. Inilah fatwanya:

هل عبد الله الهرري الحبشي خدم الإسلام أم هدمه ؟.

بسم الله الرحمن الرحيم 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

سؤال عن عبد الله الهرري الحبشي

السؤال :
هل عبد الله الهرري الحبشي خدم الإسلام أم هدمه ؟.

الجواب : 
الرجل المذكور رجل سوء ، من رؤوس البدعة والضلال في هذا العصر ، وقد جنّد نفسه وأتباعه لهدم عقيدة المسلمين التي كان عليها النبي صلى الله عليه وسلم وأصحابه والتابعون ، وجمعوا لأنفسهم مذهباً فاسداً في الفقهيات ، ملؤوه بكل شاذ ورديء من القول لا سند له من كتاب أو سنة ، ولهم أوابد وطوام كثيرة في الاعتقاديات والعمليات ، والطعن في أئمة هذا الدين . فالواجب على المسلمين في كل مكان الحذر والتحذير من هذه الفرقة الضالة ، ومن أفكارها المنحرفة ، وآرائها الشاذة . نسأل الله الكريم أن يكف عن المسلمين شرهم وشر غيرهم ، إنه ولي ذلك والقادر عليه .

من فتاوى اللجنة الدائمة 12 / 308 .

http://www.alaqida.net/vb/showthread.php?t=2933

***

Bahaya Aliran Ahbash dan Muslim Ethiopia Kecam Pemerintah yang Paksakan Ajaran Sesat “Ahbash”Abdullah al-Harari al-Shafi’iy al-Rifa’iy

April 22, 2012

Ratusan ribu umat Islam Ethiopia turun ke jalan untuk memprotes penindasan pemerintah terhadap komunitas dan campur tangan dalam urusan agama mereka.

“Ini adalah pertama kalinya saya melihat Ethiopia Muslim bersatu melawan musuh bersama mereka,” kata Temam Muhammad, salah satu demonstran.

“Para pemimpin ‘Majlis’ pikir mereka bisa memaksakan kebijakan mereka yang jahat pada kita dengan menggunakan kekerasan,” katanya, mengacu pada Dewan Tertinggi Urusan Islam.

Ribuan umat Islam melakukan aksi protes di ibukota Addis Ababa setelah shalat Jumat lalu untuk memprotes penindasan terhadap komunitas Muslim.

Meneriakkan “Kami ingin hak-hak kami” dan “Allahu Akbar”, para demonstran mengutuk pembatasan pemerintah terhadap komunitas Muslim.

Para demonstran mengatakan pemerintah adalah ujung tombak kampanye yang bekerja sama dengan Majlis untuk mengindoktrinasi umat Islam dengan ideologi dari sebuah sekte yang disebut “Ahbash”.

Pemerintah perdana menteri Ethiopia Meles Zenaw telah menempatkan Ahbas yang bertanggung jawab atas urusan agama umat Islam Ethiopia.

Muslim mengatakan langkah pemerintah tersebut telah melanggar konstitusi, yang mencegah campur tangan pemerintah dalam urusan agama.

Muslim juga menuduh Ahbash meluncurkan “Program indoktrinasi” di daerah mayoritas Muslim, memaksa orang untuk menghadiri kamp “pelatihan agama” atau mendapat interogasi polisi serta kemungkinan ditangkap.

“Mereka pikir mereka dapat menarik garis antara” Sufi “dan” Salafi “dan memenuhi kepentingan Ahbash yang merupakan sekte menyimpang yang termotivasi bisnis dan ingin memperluas kerajaannya dengan memecah belah masyarakat,” kata Muhammad.

“Tapi kami cukup cepat untuk mengetahui agenda tersembunyi mereka dan segera memperkuat ikatan persaudaraan di antara masyarakat Muslim. Itulah mengapa Anda melihat adanya massa yang besar datang ke sini untuk menuntut haknya.”

Didirikan oleh ulama Ethiopia-Libanon Syaikh Abdullah al-Harari, Ahbash dipandang oleh Barat sebagai “alternatif ramah” daripada ideologi “Wahabi”, yang melihat Barat sebagai ekstrim dan militan.

Muslim mengatakan imam Ahbash dibawa dari Libanon untuk mengisi Majlis dan mengajari muslim Ethiopia bahwa “Wahabi” adalah non-Muslim.(fq/oi)

Sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dunia/muslim-ethiopia-kecam-pemerintah-yang-paksakan-ajaran-sesat-ahbash.htm

fatwa menyeleweng AL HARARI

Fatwa Syirik

Al-Harari dalam fatwanya menyatakan boleh seseorang itu menggunakan harta atau duit yang dicuri untuk membeli barang-barang dan barang tersebut akan menjadi halal. al-Harari juga menfatwakan bolehnya mengambil riba dan berjudi. dia juga terkenal menggunakan helah di dalam agama dengan menukarkan sesuatu yang haram menjadi halal.

Pengikut-pengikut al-harari beri’tiqad bahawa si al-Harari boleh terbang dan kahak yang keluar dari mulut al-Harari itu berbau harum. dan al-Harari ini boleh bercakap dengan Nabi s.a.w.

Ditanya kepada Abdullah al-Harari tentang hukum orang yang memohon pertolongan kepada mayat di dalam kuburdan menyeru mereka di dalam kubur seperti dia berkata Wahai Syed Badawi (orang dah mati) tolonglah aku Al-Harari menjawab: Ya Semua itu dibolehkan. Dibolehkan bagi seorang berkata: Tolonglah aku wahai Badawi, bantulah aku wahai Badawi. Ditanya kepada Abdullah al-Harari: Roh-roh berada di alam barzakh bagaimana nak memohon pertolongan daripada mereka sedangkan mereka itu jauh? Al-Harari menjawab: Allah Ta’ala memuliakan mereka dengan memperdengarkan mereka suara dari jauh sedang mereka berada di dalam kubur, maka mereka berdoa kepada yang memohon dan menyelamatkannya. Kadang-kadang mereka keluar dari kubur-kubur mereka dan menunaikan segala hajat orang yang memohon pertolongan daripada mereka kembali kembali semula ke kubur-kubur mereka… comment hannats firqoh al ahbash aL said… Abdullah Al Harary adalah Mujtahid Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dan beliau adalah salah satu pengikut al Imam Abu Hasan Al Asy’ary, Pembahasan ttg Allah bersemayam di atas ‘Arsy itu adlh perkataan yg menyudutkan Imam Abdullah Al Harary. jd org yg menghina Abdullah Al Harary berarti dia telah menghina kaum Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. bahkan Wahabi-lah yg menghina ALLAH SWT yg mengatakan ALLAH SWT bersemayam di atas ‘Arsy, jika ALLAH SWT bersemayam di atas ‘Arsy, berarti ALLAH SWT bertempat sebagai mana makhluk butuh terhadap tempat. Al Imam Abu Hasan Asy’ary berkata: “ALLAH MAWJUDUN BILA MAKAN” yang artinya ALLAH SWT ada tanpa bertempat, jika beliau mengatakan begitu knp Wahabi berkata ALLAH Bersemayam di atas ‘Arsy…! Sayyidian al Imam Ali bin Abi Thalib berkata: : ALLAH SWT menciptakan ‘Arsy ( makhluk ALLAH SWT yg paling besar) hanya untuk menunjukkan kekuasaan-Nya, bukan untuk menjadikan tempat tinggal bagi Dzat-Nya”. jd jk ad yg mengatakan ALLAH SWT itu ada di langit, di mana2 bahkan di atas ‘Arsy, maka beliau tidak tahu kakekat ALLAH SWT yang mana dia sembah bahkan Imam Ahmad ib Hambal berkata : “Siapa yang menshifati ALLAH SWT dengan salah satu sifat makhluk, maka sesungguhnya dia telah kafir” Wahabilah yang KAFIR MUTLAK http://bankwahabi.wordpress.com Penjelasan

بسم الله الرحمن الرحيم إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له .وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله. أما بعد

Sebulan yg lalu ana dikejutkan oleh sebuah tabloid agama yg memuat topik tajam berjudul ahlus sunnah vs wahabi dimana makar dan propaganda yg terkandung didalam artikel tersebut memiliki muatan syubhat yg luar biasa. bayangkan ahlus sunnah dibenturkan dgn wahabi yg mengakibatkan perseteruan tolabul ilmi dalam menyikapi merebaknya fitnah dimana setiap i’tiqod dan amalan yg berlandaskan dalil diobrak abrik sehingga ahlu hawa wal bid’ah yg merasa merekalah sebenarnya ahlu sunnah wal jamaah…. dan saat ini muncul firqoh yg sangat dahsyat yg ingin membunuh dakwah salaf dgn berbajukan dan mengaku2 ahlus akan tetapi ingin meluluh lantakkan dakwah salaf dan menyebar kebencian ditengah umat. alhamdulillah puji syukur kepada Allah Subhanuhu wata’ ala membukakan semua niat busuk musuh2 dakwah yg hendak memadamkan cahaya Allah Subhanahu wata’ala dibumi ini…. SEKILAS BIOGRAFI TENTANG FIRQOH AL-AHBASH Pengasas firqah ini bernama Abdullah bin Muhammad Asy-Syaibani Al-Badri. Dia dilahirkan di kota Harowi, Habasyah (Ethiopia). Penyimpangan dan keanehannya mulai nampak ketika berguru kepada Syaikh Syarif di daerah Jummah. Di tempat inilah dia di bai’at ala Thariqah Tijaniyah. Kemudian dia di bai’at lagi menurut Thariqah Rifa’iyyah setelah berguru kepada Mufti As-Siraj. Dia berhijrah ke Lebanon, Syria dari negaranya, Habasyah pada tahun 1969M, atau pada tahun 1950M –menurut para pengikutnya-. Di sana, ia dikenal sebagai Syaikhul Fitnah atau Syaikhul Fattaan. Yang artinya penebar fitnah. Ini disebabkan ia melakukan kerjasama dengan penguasa zalim yang bernama Nizham Hilasiilasi, untuk menangkap para da’i dan syeikh yang ada di Syria. Karenanya banyak para da’i dan masyayikh yang terpaksa melarikan diri ke Mesir atau ke Saudi Arabia. Sementara keberadaannya di Lebanon, dia banyak menebarkan permusuhan, kebencian dan fitnah di antara kaum Muslimin. Dia menyebarkan aqidah yang rosak, dipenuhi dengan kesyirikan. Juga mengajarkan pemikiran Jahmiyah dalam mentakwilkan sifat-sifat Allah. Selain itu, menyemaikan ajaran Murji’ah, Jabariyah, Shufiyah, Bathiniyah, Rafidah, mencela para sahabat, menuduh Aisyah R.A berbuat maksiat, dan berbagai fatwa-fatwa lain yang menyimpang.Pada akhirnya, ajaran-ajaran itu banyak melahirkan orang-orang yang ta’ashub (fanatik buta). Sehingga mereka tidak melihat seseorang sebagai muslim, jika orang tersebut belum mengikhlaskan diri dan tunduk kepda aqidah guru dan kelompok mereka.Mereka bersungguh menyebarkan ajarannya. Yaitu dengan cara mengetuk pintu setiap rumah penduduk, mendesak orang-orang untuk mempelajari aqidah mereka yang sesat tersebut. Bahkan juga dengan membagikan buku-buku guru-guru mereka secara percuma .Penyebaran firqah ini sangat luas, menyebar dan berkembang di daerah Lebanon, Eropah, Amerika, Kanada, Australia, Sweden dan Denmak. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz mengingatkan kita dengan perkataan beliau rahimahullah, bahwa Al-Ahbash merupakan kelompok sesat, dengan pemimpinnya yang bernama Abdullah Al-Habasyi, yang terkenal dengan penyempangan dan kesesatannya. Wajib bagi kita untuk memutuskan diri dan mengingkari aqidah mereka yang batil, serta memperingatkan orang-orang darinya, untuk tidak mendengar dan tidak menerima apa yang mereka katakan PEMIKIRAN DAN AQIDAH FIRQOH AL-AHBASY [1]. Mereka mengaku berada di atas madzhab Imam Syafie, baik dalam masalah aqidah ataupun fiqh. Tetapi pada kenyataannya, mereka sangat jauh dengan pengakuan yang mereka katakan. Bahkan mereka berani mentakwilkan sifat-sifat Allah dengan tanpa kaidah yang benar menurut syar’i. Mereka menatkwilkan istiwa Allah dengan istiilaa sebagaimana takwil yang telah dilakukan oleh orang-orang Mu’tazilah dan Jahmiyah. [2]. Mereka mengatakan, bahwa lafazh Al-Qur’an adalah dari Jibril, bukan dari Allah. Anggapan yang sembrono ini tercantum dalam kitab mereka yang berjudul ‘Izharul Aqidah As-Suniyah, halaman 591. [3]. Dalam masalah iman, mereka mengatakan bahwa iman seseorang selamanya akan sempurna dan tidak akan pernah rosak, walaupun orang tersebut tidak pernah menegakkan rukun-rukun Islam yang ada. Pendapat seperti ini termasuk dari aqidah Murji’ah Jahmiyah. [4]. Dalam bab Tauhid, mereka seperti Jabriyah yang meyakini bahwa Allah lah yang telah mendorong orang kafir melaksanakan kekafirannya. Seorang hamba tidak mempunyai kuasa atau kemampuan untuk menolaknya. Pendapat seperti ini, jelas sangat keliru, karena menurut pandangan Ahlus sunnah wal Jama’ah, setiap manusia mempunyai kehendak untuk memilih jalan kebenaran dan kesesatan, sebagaimana manusia juga bisa memilih yang baik untuk kehidupan dunia mereka .[5]. Mereka menganjurkan kepada manusia untuk beribadah ke kuburan, meminta pertolongan dan hajatnya kepada orang-orang yang telah meninggal. Bahkan firqah Al-Ahbasy ini berkeyakinan, bahwa orang yang telah meninggal akan keluar dari kuburan untuk menolong manusia, kemudian akan kembali lagi setelahnya. Disamping itu, firqah sesat ini juga membolehkan manusia untuk meminta perlindungan kepada selain Allah dan meminta barakah kepada batu. [6]. Kelompok ini banyak merajihkan hadits palsu untuk menguatkan madzhab mereka dan sebaliknya, mereka melemahkan hadis shahih yang bertentangan dengan ajaran mereka. [7]. Mereka banyak mencela para sahabat Nabi S.a.w, seperti Muawiyah, Aisyah, Khalid bin Walid. Menurut anggapan kelompok ini, orang-orang yang ikut bersama Mu’awiyah untuk melawan Ali, maka mereka meninggal dalam keadaan Jahiliyyah. [8]. Mereka juga mengkafirkan banyak para ulama. Misalnya : Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim. Ibnu Kathir, Imam Adz-Dzahabi, Muhammad bin Abdul Wahhab, Syaikh Nashiruddin Al-Albani, dan sebagainya. [9]. Mereka juga banyak mengeluarkan fatwa-fatwa yang menyempang. Sebagai contoh : melihat, berikhtilat, dan berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahram adalah halal, wanita yang berhias dan tabarruj boleh keluar rumah walaupun tidak dizinkan oleh suaminya.Dan masih banyak lagi kesesatan dan penyimpangan mereka yang harus diwaspadai SUMBER PEMIKIRAN DAN AQIDAH FIRQAH AL-AHBASY [1]. Dalam masalah sifat-sifat Allah, firqah ni menganut mazhab Al jahmiyah. [2]. Dalam masalah iman, mereka menganut pemikiran Murji’ah dan Jahmiyah [3]. Dalam beribadah, mereka menggunakan nama-nama thariqah yang ada ada dalam Islam, semisal thariqah Ar-rifa’iyah dan Naqsabandi tetapi menyelewngkannya. [4]. Mereka juga memiliki aqidah Ja’fariyah Al-Bathiniyah. [5]. Pemikiran mereka juga diambil dari berbagai sumber dan macam aliran lain, yang bertujuan untuk menipu dan mengoyak persatuan umat Islam, baik dari sisi aqidah dan manhaj yang benar, yaitu menhajnya para Salafush Shalih, manhaj Rasulullah dan para sahabatnya.Contoh pendapat Abdullah al-Harari yang menyeleweng : Ditanya kepada Abdullah al-Harari tentang hukum orang yang memohon pertolongan kepada mayat di dalam kubur dan menyeru mereka di dalam kubur seperti dia berkata Wahai Syed Badawi (orang dah mati) tolonglah aku Al-Harari menjawab: Ya Semua itu dibolehkan. Dibolehkan bagi seorang berkata: Tolonglah aku wahai Badawi, bantulah aku wahai Badawi. Ditanya kepada Abdullah al-Harari: Roh-roh berada di alam barzakh bagaimana nak memohon pertolongan daripada mereka sedangkan mereka itu jauh? Al-Harari menjawab: Allah Ta’ala memuliakan mereka dengan memperdengarkan mereka suara dari jauh sedang mereka berada di dalam kubur, maka mereka berdoa kepada yang memohon dan menyelamatkannya. Kadang-kadang mereka keluar dari kubur-kubur mereka dan menunaikan segala hajat orang yang memohon pertolongan daripada mereka kembali kembali semula ke kubur-kubur mereka… Tidakkah mereka membaca firman-firman Allah Ta’ala di dalam al-Quran supaya memohon doa pertolongan hanya kepada Allah??? Memohon kepada makhluk yang dah mati di dalam kubur merupakan kesesatan yang nyata dan syirik kepada Allah Ta’ala. Mayat itu sendiri tidak boleh memberi manfaat untuk dirinya sendiri dan tidak mampu menolak mudarat dari terkena kepada diri mereka sendiri bagaimana mungkin boleh member dan menunaikan hajat orang yang hidup…. Aqal yang sihat pun tidak boleh menerimanya kecuali mereka yang mempunyai aqal fikiran yang sempit dan bebal… Ahbash lah yang sebenarnya musyabbihah, menyamakan Allah dengan makhluk, kerana hanya yang boleh memberi manfaat dan mendatangkan mudarat itu adalah Allah, jika sekiranya anda menyatakan makhluk juga boleh menunaikan hajat makhluk yang lain anda TELAH MENYAMAKAN ALLAH DENGAN MAKHLUK…wal ‘iyazubillah Demikian penjelasan singkat tentang firqah yang sesat ini. Semoga Allah melindungi kita dari tipu daya dan muslihatnya. Wallahul Musta’an. Ust. Mohd Redha (Ahli Jawatankuasa Dewan Ulamak PAS Negeri Pahang) Difailkan dalam: BERITA PAHANG, FIQAH ISLAM, PENDAPAT disadur dari http://dupahang.wordpress.com/2008/11/18/bahaya-al-ahbash/ Kelompok ini dinisbahkan kepada syaikhnya Abdullah al-Harari al-Shafi’iy al-Rifa’iy, tetapi lebih populer di kalangan ‘musuh’nya sebagai Ahbash. Informasinya di internet bisa disearch di bawah kata ‘Ahbash’ atau ‘Habashi’ Insya-Allah. Kurang lebih, apa yang ana fahami ialah firqah ini -dalam Tawhid Asma’ was Sifat memakai manhaj Asya’irah Ekstrem -dalam fiqh bermazhab Syafie -dalam akhlak memakai tariqat tasawuf tetapi cuma 3 tariqat sahaja dibilang sebagai Ahlullah yakni sufi sebenar: Rifa’iyyah, Qadiriyah,Ahmadiyyah(?) -dalam imamah mengutamakan Ahl Bait dan mengatakan Mu’awiyyah R.A sebagai Ahl Nar yang menjual berhala, Naudzubillah! -juga banyak mengkafirkan para ulama’ tidak terkecuali Syaikhul Islam Imam Ibn Taymiyyah, Imam Muhammad Abdul Wahhab, al-Albani dan Imam Bin Baz, contoh Imam al-Albani difatwakan sebagai ‘orang yang nggak bisa mati sebagai Muslim’! – firqah lain yang nggak bersetuju dengan pendapatnya mereka juga udah dikafirkan termasuk Harakiyyun Ikhwaniyyun (Sayyid Quthb, Fathi Yakan dsb) dan Sufi yang bertariqat selain ‘Ahlullah’ (seperti Nazim al-Haqqani al-Naqsyabandi)… Firqah ini sudah mulai masuk ke Malaysia tetapi tidak memakai namanya yang resmi Jama’iyyah al-Mashari’ al-Khayriyyah al-Islamiyyah atau Associations For Islamic Charitable Projects (AICP) , bisa diakses di www.aicp.org. Tambah kaget ana, apabila terjumpa maqalatnya bertajuk ‘Allah wujud Tidak Bertempat’ sudah diterjemah ke dalam Bahasa Indonesia. Versi PDFnya bisa dilihat di : http://www.aicp.org/IslamicInformation/IslamicInformationinIndonesian.htm Di sini mereka memakai nama ‘Ponpes ASWJ’? Maqalatnya kok diberi kata sambutan oleh ulama NU ?

Sumber : http://eriekun.multiply.com/reviews/item/30?&show_interstitial=1&u=%2

http://putrahermanto.wordpress.com/2012/04/22/bahaya-aliran-ahbash-dan-muslim-ethiopia-kecam-pemerintah-yang-paksakan

(nahimunkar.com)

(Dibaca 603 kali, 1 untuk hari ini)