• Aksi itu dipicu oleh pembakaran Al-Qur’an dan teks-teks Islam lainnya di Pangkalan Udara Bagram yang dikelola AS , sebelah tenggara kota Charikar di Provinsi Parwan Afghanistan.

AFGHANISTAN – Demonstran yang marah di Afghanistan  membakar 20 tanker minyak NATO pada hari keempat protes terhadap penodaan Al-Qur’an di sebuah pangkalan yang dikelola militer AS di negara itu, Press TV melaporkan.

Insiden ini terjadi pada Jum’at di provinsi tenggara Khost di mana demonstran Afghanistan menyerang konvoi truk yang memasok minyak untuk pasukan pimpinan NATO di negara itu.

Serangan itu terjadi selama demonstrasi di dekat pangkalan militer AS dekat kota ibukota provinsi Khost, meninggalkan sejumlah orang tewas dan terluka.

Tidak ada laporan segera tentang jumlah pasti korban.

Sebelumnya pada hari yang sama, lebih dari selusin pemrotes tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan Afghanistan di seluruh negeri.

Kematian terjadi di ibukota Kabul dan tiga provinsi lain termasuk Herat, di mana polisi menembaki demonstran setelah mereka berusaha menyerbu konsulat AS.

Setidaknya 36 orang, termasuk dua tentara Amerika, telah tewas sejak aksi protes anti-AS meletus di Afghanistan, Selasa.

Kekerasan itu dipicu oleh pembakaran Al-Qur’an dan teks-teks Islam lainnya di Pangkalan Udara Bagram yang dikelola AS , sebelah tenggara kota Charikar di Provinsi Parwan Afghanistan.

Sementara itu, Presiden AS Barack Obama telah mengirim surat kepada rekan Afghanistannya Karzai, meminta maaf atas pembakaran Al-Qur’an oleh pasukan Amerika di Afghanistan.

Namun warga Afghanistan telah menolak permintaan maaf tersebut dan menuntut penarikan segera semua pasukan asing dari negara mereka. (st/ptv) (voa-islam.com)  Sabtu, 25 Feb 2012

(nahimunkar.com)

(Dibaca 193 kali, 1 untuk hari ini)