Satunegeri.com – Diam-diam proyek reklamasi pulau G ternyata tetap dilanjutkan. Pulau G tetap jalan dan kini sudah 70 persen pembangunannya. Kabar yangberedar, 40 persen tenaga kerja asing (TKA) asal Chin ayang mengerjakan proyek tersebut. Namun, Kementrian Tenega Kerja, atau pun Depnaker abai terhadap masalah TKA tersebut.

Berikut kultwit terkait Cinaisasi Pulau G, dengan akun #breakingnews: Proyek Reklamasi Pulau G ternyata tetap jalan, 60 persen properti sudah ada yang DP via singapura
dan China.

Sedangkan akun #Kode keras dari Indonesia ke China menginformasikan: Ini org Singapura yg kasih kabar. Proyek
reklamasi itu proyek ekspansi migrasi TKA asal China, dibenarkan. Mendukung kewarganegaraan ganda.

Masalahnya pulau2 buatan di singapura ga bisa menampung TKA asal china. Karena sistem & aturan ketat yg diberlakukan oleh negara Singapura.

Mereka pake jasa para taipan sini yang memang aslinya sangat membela tanah kelahiran asal-usul nenek moyangnya, yaitu China.

Lewat jualan pulau reklamasi, dimana infrastruktur adalah …

Jadi kenapa pemerintah saat ini selalu berkata #Infrastruktur, itu karena Infrastruktur itu sebuah #Kode aka #Keyword utk kode migrasi.

Flashback sebentar coba. #Infrastruktur HSR itu China, 35.000 MW itu China. Semua ujung- ujung-nya ada aroma China didalamnya. #Chinanisasi

Jadi weirdo juga. APBN untuk membiayai #Infrastruktur, tetapi kenapa aroma Chinasisasi-nya sangat kuat ? *Think*

And guess what? pekerja kasar (buruh) pun akan memakai tenaga out sourching asal China (pelayan, tukang bersih dan bla bla lainnya) #Kampret

Balik lagi soal reklamasi pulau G. Yang akan terjadi kedepan-nya adalah negara di dalam negara. Siap atau tidak siap.

Di Singapura ada jasa pembelian properti murah dan mudah bagi WNA untuk memiliki properti di pulau G, termasuk sistem kewarganegaraan ganda.

Tapi mengapa semua diam ya? LBP aja nggak ngeluarin keputusan apapun. Buat apa dibahas? toh selama ini tidak ada yang ngungkit.

Rakyat dibuat teralihkan oleh banyak hal, tapi diam diam di utara Jakarta, Chinasisasi sedang mulai dibangun via singapura sebagai hub.

BTW, sekilas info aja, LBP itu mantan dubes di singapura ya. #Catet

Back to ‘Pengalihan’ yg dibuat, dan lupakan yg mrk telah buat awalan pintu masuk utk migrasi, toh kewarganegaraan ganda tdk diprotes keras.

Jgn lupa bro, proxy war sedang berlangsung. Apa kita termasuk boneka-boneka yang tidak memiliki agenda perlawanan? #Impoten

FYI, Singapura yg multi etnis saja menganut sistem kewarganegaraan tunggal dan menolak sistem kewarganegaraan ganda. Kenapa Indonesia mau?

Sumber : satunegeri.com – August 29, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.502 kali, 1 untuk hari ini)