.

 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon semakin mempertajam konflik partainya dengan PDI Perjuangan. Dia terus-terusan menyindir Capres PDIP Joko Widodo atau Jokowi.

Pada puisi-puisi sebelumnya, Fadli menyindir halus. Dan publik meyakini bahwa sindiran itu diarahkan ke PDIP, Jokowi, dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Fadli, yang juga dikenal sebagai sejarawan ini menyebut Jokowi adalah pemain sandiwara. Sejak maju Pilgub DKI 2012.

Berikut puisi lengkap Fadli yang diterima melalui layanan broadcast BlackBerry Massenger miliknya:

Sandiwara

kau berjanji atas nama Tuhan

di bawah sumpah kitab suci Al Quran

kau bilang lima tahun pengabdian

melayani warga penuh kesungguhan

kau berjanji di hadapan rakyat

disaksikan berjuta mata dan telinga

kau bilang setia memegang amanat

menyelesaikan masalah berat ibukota

kini semua sirna sudah

janji dan sumpah menjadi sampah

kata-kata kehilangan makna

tong kosong nyaring bunyinya

kau berjanji pada rakyat

di tengah upacara khidmat

Tuhan hadir di sana

ternyata kau hanya bersandiwara

Fadli Zon, 31 Maret 2014 @Fadlizon

/ pathullapil

***

Inilah Janji Jokowi yang Kini Diingkari

By nahimunkar.com on 16 March 2014

Prakoso KoCo: Kau yg memulai kau yg mengakhiri

Kau yg berjanji kau yg mengingkari (komentar di fp nahimunkar.com, terhadap berita : Jokowi Khianati Jakarta).

Inilah janji Jokowi dalam berita. Saksikanlah wahai saudara-sadara sekalian…

***

Jokowi Janji Pimpin Jakarta Sampai Tuntas

Kamis, 20 September 2012 | 13:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi, menyatakan dirinya berkomitmen memimpin DKI Jakarta selama lima tahun. Ia menjamin tidak akan menjadi “kutu loncat” dengan mengundurkan diri sebelum masa jabatannya usai.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi dalam jumpa pers di kediaman Megawati Soekarnoputri, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2012) siang. Komitmen tersebut sekaligus menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju dalam pencalonan presiden pada Pemilihan Umum 2014.

“Saya sudah jawab berkali-kali. Sampai sepuluh kali, mungkin yang sekarang ini sudah belasan kali bilang soal komitmen saya. Masa diomongkan lagi, wong sudah bolak balik bilang Jokowi itu komitmen,” ujarnya.

Ia masih merahasiakan kejutan pada 20 September yang selalu disebutnya dalam setiap kali wawancara. “Nanti saja, ada kejutan besar 2-3 jam lagi, warga akan buat kejutan,” kata Jokowi dengan suara serak.

Alumnus Fakultas Kehutanan Universita Gadjah Mada (UGM) itu juga sama sekali tidak menyiapkan skenario jika dirinya kalah. Ia hanya punya skenario menang.

Karena tak mendapat hak mencoblos, hari ini Jokowi hadir di kediaman Megawati untuk mendampingi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut mencoblos bersama suaminya Taufik Kiemas dan anaknya Puan Maharani. Politisi PDI-P, Maruar Sirait, juga tampak hadir di TPS tersebut.

Setelah mendampingi Megawati, Jokowi akan menyambangi kediaman Jusuf Kalla (JK) di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Setelah menemui JK, Jokowi akan memantau quick count di sekretariat tim sukses, Jalan Borobudur 22, Jakarta Pusat.


Penulis: Sabrina Asril
Editor: Laksono Hari W

/kpscom

(nahimunkar.com)

(Dibaca 989 kali, 1 untuk hari ini)