PUSAT Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) membenarkan pihaknya telah melayangkan protes keras terhadap pemberitaan Kompas.com yang dinilai menghina syariat Islam. Demikian dikatakan Jaka Setiawan, Direktur Kajian Strategis dan Kebijakan Publik PUSHAMI kepada Islampos Rabu (13/5/2015).

“Kami sudah melayangkan somasi kepada Kompas.com. Mereka pun sudah menghubungi kami untuk membicarakan perihal tersebut,” jelas Jaka.

Jaka menuturkan, PUSHAMI menuntut Kompas.com agar meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam.

“Mereka harus meminta maaf, melalui semua media yang dikelola Kompas termasuk TribunNews yang berada di daerah-daerah,” tegas Jaka.

Jaka juga menegaskan bahwa Kompas harus memecat Egidius Patnistik selaku pembuat berita yang dinilai melecehkan Syariat Islam tersebut.

“Kompas harus setuju pada tuntutan PUSHAMI. Jika tidak, kami akan melaporkan kepada Kepolisian dalam waktu dekat ini untuk menempuh jalur hukum,” tutup Jaka.

Seperti diketahui, Kompas.com telah memuat berita berjudul Kehidupan Rahasia Sultan Brunei dari Seks, Dusta, dan Hukum Syariah, pada Senin 27 April 2015 lalu. Judul artikel tersebut kini telah mengalami perubahan menjadi Membedah Kehidupan Rahasia Sultan Brunei. [fh/Islampos]Rabu 24 Rejab 1436 / 13 Mei 2015 14:16

(nahimunkar.com)