rg

JAKARTA (gemaislam) – Pasca kudeta di Mesir, militer menutup rapat pintu perbatasan  Rafah, sehingga penduduk Gaza menjadi semakin menderita karena lebih dari 7 tahun mereka diblokade oleh penjajah Yahudi.

Melihat duka yang semakin mendalam, Tim Kemanusiaan Radio Rodja bekerjasama dengan LSM Sahabat Al-Aqsha, Haluan Malaysia membagikan kebutuhan pokok kepada warga Gaza

“Yang mendapatkan bantuan adalah orang-orang lemah, lanjut usia, miskin, anak yatim, janda para syuhada dan tawanan, dan penyandang cacat,” kata Ustadz Abu Saad, relawan Peduli Kemanusiaan Radio Rodja di Gaza, seperti dimuat laman facebook resmi Radio Rodja, Sabtu (20/7).

Bantuan disalurkan diutamakan diwilayah miskin Gaza seperti Muaskar Syati’i. Pembagian kebutuhan pokok inipun dilakukan karena lebih besar manfaatnya daripada bentuk makanan jadi.

“Alhamdulillah sampai sekarang bantuan tersebut masih berlangsung dalam cakupan yang lebih luas, terutama di Wilayah Muaskar Syati’i, wilayah termiskin di kota Gaza. Kami membagikan sembako kerena ini lebih bisa bertahan lama dibandingkan iftor yang habis hanya sekali makan,”katanya.

Mewakili masyarakat Gaza, lanjut Ustadz Abu Sa’ad, sebagai tim pelaksana program ini, Abu Ahmad Ziad, Direktur Al-Sarra’ Foundation menyampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat Indonesia yang menginfaqkan hartanya lewat Radio Rodja/RodjaTV dan Peduli Muslim Yogyakarta. (bms)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 668 kali, 1 untuk hari ini)