Ramai di Medsos, Kristen Gray Dinilai Meresahkan, Sebut Bali Ramah LGBT, Jualan Ebook soal Tinggal di Bali.

Silakan simak ini, netizen sahut-sahutan di twitter soal wanita hitam lesbi dari Amerika yang dinilai tinggal di Bali secara ilegal (ngemplang pajak) itu.

***


 

tanyarl PLEASE TWITTER DO YOUR MAGIC. REPORT SEMUA AKUN KRISTEN GRAY. IG : @/kristen.gray TWIT: @/kristentootie.

Jujur gak bisa bantu banyak untuk masalah ini, tapi karena udah sangat meresahkan sekali.



ON – BACA RULES DULU

 

@subtanyarl

12.11 PM · 18 Jan 2021·Twitter for Mac

==========

 

 

Nawat_Adiwisastro

@Nawat_Adws

26mnt

Itu lg viral bule item WNA kristen gray & teman lesbinya infonya overstay, kerja pakai visa turis seenaknya, ngemplang pajak, bikin buku panduan hidup ilegal di Bali. Jgn mingkem doang imigrasi, buka data, tindak dan jelasin ke publik. Wasdakim nya ngapain aja, suruh kerja sono


=========

debyBurung hantu

@debyfloren

5j

Si kristen gray ini emang bego sih, udah datang ke bali gak bayar taxes, ngajak org datang pake visa palsu,

Pas di hujat ngatain supaya di jajah jepang lagi, ngatain negara miskin.

gak salah sih lu balik ke US di hujat sama kulit putih disana.

==========

@WazzowS

4j

bule black american namanya kristen gray bikin thread cara stay diindo pake visa liburan yg berarti dia ga bayar tax dan sampe dibikin buku seharaga 400rb 🙂 ,pas orng indo ga terima dia malah playing victim dan bilang orng indo rasis sama people black american

==========

pfirsich

@pfirsichh_

1j

Semantata Kristen Gray enak2an di Bali ga ada permit yang jelas dan ga bayar tax, disini gue tiap bulan ditarik duit gaji buat bayar tax dan tiap tahun harus perbaru ID gueWajah terbalik

========

Tamara A.

@tamsqy

55mnt

berkat cuitan mbak kristen gray satu per satu kebobrokan bule di ketika bali mulai kebuka, bagus.

=======
Bikin Tutorial ke Indonesia, Kristen Gray Diserang Warga +62

 

Pemilik akun Kristen Grey (@kristentootie) melalui twitternya mengaku sudah tinggal di Bali selama masa pandemi Covid-19 atau lebih dari satu tahun dan disebut mengajak warga negara asing lain untuk tinggal di Bali.

Bisnis.com, JAKARTA – Akhir pekan ini warganet ramai perbincangkan warga negara asing (WNA) berkewargaan Amerika Serikat yang mengajak WNA lain untuk tinggal di Bali, Indonesia.

Pemilik akun Twitter @kristentootie, Kristen Gray mengaku sudah tinggal di Bali selama masa pandemi Covid-19 atau lebih dari satu tahun.

Dia kemudian mengungkapkan bahwa tinggal di Bali memberikan keuntungan seperti aman, biaya hidup murah, gaya hidup mewah, ramah LGBT, dan adanya komunitas orang kulit hitam.

“Pulau ini luar biasa karena meningkatkan gaya hidup kami dengan biaya hidup yang murah. Saya membayar US$1.300 untuk apartemen studio di LA. Sekarang saya bisa tinggal di rumah pohon dengan US$400,” tulisnya dikutip dari tangkapan layar akun Salt chip (@gastricslut) pada Senin (18/1/2021).

Tautan tweet ini kemudian dihapus oleh Kristen Gray karena warganet membombardir akunnya. Penyerangan ini terjadi karena warganet menduga Gray mengajak WNA lain masuk ke Indonesia, sementara dia diduga tinggal di Bali secara ilegal.

“Saya menyukai cerita Anda, tapi ‘Kehidupan Bali kami adalah milik Anda’ ‘Masuk ke Indonesia saat Covid’, sebagai orang Indonesia, kalimat ini sebenarnya mengganggu saya,” ungkap akun bukan siapa siapa (@pentolbulaaat).

Warganet kemudian menganggap tindakan ini tidak bijak apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Indonesia sendiri diketahui sedang tidak menerima WNA untuk berkunjung ke Indonesia.

Pasalnya, Kristen Gray dalam cuitannya juga menyebutkan memiliki segala informasi untuk masuk ke Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Dia pun menyertakan agen travel yang mereka gunakan untuk ke Indonesia. 

Berdasarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dijelaskan untuk saat ini Indonesia tida menerima WNA hingga tanggal 25 Januari 2021.

“Menutup sementara masuknya Warga Negara Asing (WNA) dari semua negara ke Indonesia,” tertuang pada poin a. protokol pelaku perjalanan internasional.

Pelarangan ini pun telah mulai diberlakukan pada awal Januari 2021. Mulanya peraturan ini berlaku untuk dua minggu yaitu mulai 1 Januari hingga 14 Januari 2021. Kemudian pemerintah kembali memperpanjang peraturan ini pada 15 Januari hingga 25 Januari 2021, dan masih ada kemungkinan perpanjangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali

Editor : Muhammad Khadafi

Ika Fatma Ramadhansari –

Bisnis.com18 Januari 2021 | 12:00 WIB

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 537 kali, 1 untuk hari ini)