Din SyiahIlustrasi: Din Syamsuddin Ketua Umum Muhammadiyah dan Said Aqil Siradj Ketua Umum NU tercantum di undangan acara Maulid buatan Syiah di Jakarta Feb 2012. Mereka “dibeli” Syiah?

______________________________

Ternyata ramai tanggapan para pembaca fp nahimunkar.com terhadap ungkapan Din Syamsuddin Ketua Umum Muhammadyah. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin menegaskan organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu bukan beraliran Sunni maupun Syiah.
“Muhammadiyah juga tidak mengikuti Sunni maupun Syiah. Kita Islami,” kata Din kepada wartawan usai menghadiri penganugerahan gelar Doktor (HC) untuk Karni Ilyas di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (28/09).
https://www.nahimunkar.org/sekali-lagi-din-syamsuddin-nggak-ngerti-syiah/#comment-26632

Berikut ini tanggapan mereka. Selamat menyimak

Abu Fatih Abdillah oalah diiin din piye to,,, kalo Muhammadiyah bukan syi’ah aku seneng,, lha kok enggak sunni juga… padahal sunni iku = ahlusunnah yang senantiasa tegak di atas Islam berdasarkan Al Qur’an dan hadits yang shahih dengan pemahaman para sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in…. apa Muhammadiyah bukan ahlussunnah….

Sang Pembela BAHAYA!!! 2 organisasi Islam terbesar di Indonesia (NU & Muhammadiyah) dipimpin oleh orang2 yg buta, tdk paham, atau malah mungkin penganut syiah itu sendiri….sekali lagi BAHAYA!

  • Joko Pras Kasusnya kayak NU, ketuanya bilang Syiah nggak sesat. Tapi anggotanya bilang sesat. Majelis Tarjih Muhammadiyah sudah meneliti dan memutuskan bahwa Syiah berbeda dengan SUnni artinya Syiah Sesat. Tapi kok ketuanya, si Udin gak tau ya.

Bebbie Ghumaisha wadooohhh!!!! kena bisikan setan syi’ah dia…..

Andri Setyatmoko Musibah besar……

 Budi Purwanto Saya di besarkan di kalangan Muhammadiyah, dulu kami diajarkan bagaimana mengikuti sunnah dan contoh dari cerita tentang ke Muhammadiyah an yang di dirikan oleh Ulama Besok KH. Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah. Sekarang hatiku menangis melihat orang orang di Muhammadiyah hampir 90% tak mengenal agama, mereka di besarkan melalui pemikiran barat, sarjana sarjana nya dari barat, datang langsung mengangkangi sunnah, dan yang lebih meneteskan airmata, mereka sudah menjadi JIL (liberal) laknatullah .

Abu Ghazzy Al Fathin Bila ada orang atau suatu organisasi yg menganggap syiah itu Islam, maka mereka adalah musuh umat Islam…

  • Mahen Dra Tunjukilah para pmmpin kami jln yg lurus yaa Alloh….

Adi Syabab An-Ndelesy Malu saya Pak Dien, (sebagai orang yang) pernah jadi warga Muhammadiyah kalau pandangan Bapak seperti itu, belum hilang dari ingatan bgmna guru2 kami mengajarkan untuk memerangi TBC (takhayyul, bid’ah, dan churafat/ khurafat; keyakinan-keyakinan batil, red NM)…

Golongan Selamat maunya diceko’i kitab syiah yang asli. Kalau nggak pandai bahasa Arab  ya yang terjemahan indonesianya, ini kitab syiah yang mengkafirkan shahabat nabi:
Mengkafirkan para Shahabat Nabi.
– Abu Ja’far berkata: “Semua manusia
(kaum muslimin Ahli Sunnah wal-Jamaah)
menjadi Ahli Jahiliyah (kafir/murtad setelah
kewafatan Rasulullah) kecuali empat
orang, Ali, Miqdad, Salman dan Abu Dzar”.
[ Lihat: Tafsir as-Safi. (1/389)]
– Al-Kulaini [nama penuhnya Muhammad
bin Yakub al-Kulaini. Meninggal dunia
pada 328H] mensifatkan Abu Bakar,
‘Umar dan ‘Utsman telah keluar dari
kalangan orang yang beriman (murtad/
kafir) lantaran tidak melantik Ali sebagai
khalifah setelah Rasulullah sallallahu ‘alaihi
wa-sallam wafat. [Lihat: Usul al-Kafi.
(1/488).]
– Malah al-Kulaini mengkafirkan seluruh
penduduk Mekkah dan Madinah. Menurut
Kulaini: “Penduduk Madinah lebih buruk
dari penduduk Mekkah dan penduduk
Mekkah telah kufur kepada Allah dengan
terang-terang”. [Ibid. (2/409)]
– Al-Kulaini juga menetapkan dalam
kitabnya al-Kafi:
“Sesiapa yang tidak beriman kepada
Imam Dua Belas maka dia adalah kafir
walaupun dia keturunan Ali atau Fatimah”.
[ Lihat: Al-Kafi. (1/372-374)]
– Al-Majlisi seorang ulama besar Syiah
menegaskan: “Bahwa mereka (Abu
Bakar, ‘Umar dan ‘Utsman) adalah
pencuri yang khianat dan murtad, keluar
dari agama, semoga Allah melaknat
mereka dan semua orang yang mengikut
mereka dalam kejahatan mereka, sama
ada orang dahulu atau orang-orang
kemudian”.[ Lihat Kitab ‘Bihar al Anwar’: 4/385 ).
Muhammad Baqir al-Majlisi]
– Budak Ali bin Husin berkata: “Saya
pernah bertanya kepada Ali bin Husin
tentang Abu Bakar dan ‘Umar. Maka dia
menjawab: Keduanya kafir dan sesiapa
yang mencintainya juga kafir”. [ Ibid.
(2/216)]
– Abu Basir (ulama Syiah) menegaskan:
“Sesungguhnya penduduk Mekkah telah
kufur kepada Allah secara terang-terang
dan penduduk Madinah lebih buruk dari
penduduk Mekkah, lebih buruk tujuh puluh
kali dari penduduk Mekkah”.[ Ibid. (2/410)

Vakum Sahada Telah jelas perbedaannya bukan pada masalah furu’ tapi akidah yang pasti tidak dapat ditolelir. Pemikiran liberal mungkin secara sadar ataupun tidak masuk merengsek kedalam sendi keislamannya, bahkan seorang ulamapun bisa mengatakan seperti itu, ane gak bisa menerka kira2 apa yg membuat beliau bisa berkata seperti itu, bahwasannya dalam masalah akidah syi’ah dan sunni itu sama.
ane bukan orang pintar tapi setidaknya sudah sangat jelas kemunafikkan dan kekafiran para penganut syi’ah…

Menciut Dalam Sarung Kacau ini kacau .. saya kecewa berat dengan argumen pak din .. sebagai seorang yang di besarkan di lingkungan muhammadiyah, sungguh sungguh kecewa dengan argumen mu pak ..

Dani Basayev omongan din syamsuddin ini pasti aakan di jadikan bahan propaganda syiah bahwa Muhammadiyah tdk mensesatkan syiah

Endi Eko Wibowo padahal di buku kemuhamadiyahan jelas dijabarkan bagaimana jeleknya aqidah syi’ah

Sulastiono Thokwaelah Benra Angel dulu aku pernah baca pak Din ini dari golkar dan masuk muhammadiyah sengaja disusupkan.. Benar tidaknya wallahu a’lam.. Buku/ majalahnya juga gak tau sekarang dimana.. Fitnah bukan ya?

Jack Siragil Din syamsudin beda dg pak aminen rais, masa’ sekaliber dia syiah yg sesat saja tidak faham, apa sich maunya om din???dia tidak pantas mimpin muhammadiyah krn omongane tentang syiah bertentangan dg isi panduan muhammadiyah, semoga dia sadar, insyaf dan balik ke jalan yg bener, amin.

Adi Syabab An-Ndelesy Din Din, ingat wargamu dan ingat juga pernyataan Anda kalau sampai ada yg mengikutimu dalam hal kesesatan, bukankah engkau akan mendapatkan bagian yg utuh dari dosa orang yg mengikuti Anda?
Bertaubatlah wahai Bpk. yg kami sayangi…

(nahimunkar.com)

(Dibaca 10.433 kali, 1 untuk hari ini)