Rangkaian Upaya Menggusur Islam Secara Sistematis.


Ilustrasi: China Komunis mau rombak Kitab Suci Al-Qur’an disesuaikan dengan Komunisme, tapi tak lama kemudian China dilanda wabah flu china Corona, akhir Desember 2019, hingga menyebar ke seluruh dunia. Sampai kini wabah corona flu china yang memtikan itu masih menjadi masalah sedunia karena belum ditemukan obat dan vaksinnya./ foto dok ist.

 

Rangkaian Upaya Menggusur Islam Secara Sistematis justru berlangsung di negeri yang kemerdekaannya atas jasa para pejuang Islam yang mengorbankan jiwa raga dan darahnya sambil memekikkan Takbir Allahu Abar demi mengusir penjajah kafir Belanda dan lainnya dari Indonesia.

Perjuangan itu sangat berat hingga atas berkat Rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan yang Maha Esa, tercapailah kemerdekaan Indonesia yang diproklamirkan 17 Agustus 1945.

Namun apa balas jasa dari rezim yang kini berkuasa terhadap Umat Islam. Silakan saja simak ini, Rangkaian Upaya Menggusur Islam Secara Sistematis.

 

Gejala memusuhi Islam di rezim ini ditandai dengan rangkaian aksi mempreteli Islam siang malam. Itu mungkin menirukan bosnya kah? Perda2 bernuansa Islam kan jelas-jelas terang-terangan dihapus. 1)

Hingga kini sudah sangat nglunjak ke kepala Umat Islam, sampai-sampai pelajaran agama Islam juga diwacanakan mau ditilep dengan cara mau dilebur dengan PKN (Pendidikan KewargaNegaraan) dan Kepercayaan. Aneh tenan! Mereka anggap apa agama (Islam) itu ya. Alhamdulillah, kini ketahuan. 2).

RUU HIP (Haluan Ideologi Pancasila) yang cacat frontal itu (karena ideologi itu bukan di ranah UU tapi di UUD, kok malah dibikin RUU untuk diarahkan jadi UU) juga semodel itu, menilep Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, untuk menggusur Islam. Karena dalam sejarahnya, sila Ketuhanan Yang Maha Esa itu asalnya dari sila pertama Pancasila yang bunyinya ‘Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya’. Sila pertama hasil kesepakatan yang disebut Piagam Djakarta 22 Juni 1945 itu tetap berlaku saat diproklamirkan kemerdekaan 17 Agustus 1945. Baru diganti dengan Ketuhanan Yang Maha Esa pada 18 Agustus 1945, dengan alasan yang sampai kini sejarahnya masih samar. Seharusnya sila pertama itu dikembalikan ke asalnya lagi yaitu ‘Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya’. Eh, bukannya dikembalikan, (karena memang sejarah penggantian itu penyebabnya pun masih samar), eh malah kini sila Ketuhanan Yang Maha Esa itupun bahkan ditilep pula tidak dimasukkan dalam RUU HIP (yang ketua panja-nya adalah Oneng/ Rieke Diah Pitaloka dari PDIP). 3). Maka MUI, NU, Muhammadiyah dan Umat Islam pada umumnya kompak menolak RUU HIP itu. 4). Itu artinya, betapa bernafsunya mereka dalam menggusur Islam dengan cara membuang sila pertama Pancasila yang dalam sejarahnya merupakan hasil kesepakatan perjuangan Umat Islam yang dinamai dengan sebutan ‘Piagam Djakarta’ berisi: ‘Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya’, walau 7 kata dalam Piagam Djakarta itu kemudian dihapus, diganti dengan Ketuhanan Yang Maha Esa, 18 Agustus 1945. (Hasil hapusan itu masih mau dihapus lagi… demi menggusur Islam, bahkan agama Islam disejajarkan dengan budaya, dalam RUU HIP itu.) (Lihat : ANNAS Tegas Menolak RUU HIP, Agama Disejajarkan dengan Rohani dan Budaya
Posted on 14 Juni 2020 by 
Nahimunkar.org )

Juga RUU HIP itu menilep Tap MPRS XXV 1966 yang melarang PKI Komunisme, artinya untuk menghidupkan komunis kembali (?) dan menggusur Islam (?). Bahkan Tap MPRS tsb pun ditilep oleh situs resmi MPR. 5)

Masih kurang apalagi dukungan mereka terhadap komunis dan semangatnya dalam memusuhi Islam. Delegasi Muslim Uighur yang dianiaya China Komunis pun pernah ditolak Jokowi menurut Dr Salim Said. 6)

Yang membakar masjid di Tolikara Papua, teroris GIDI Papua justru diundang ke Istana. 7)

Pembakar masjid Tolikara Papua hanya dihukum 2 bulan. 8)

Sedang masalah membakar rumah ibadah, bisa berkaca ke negeri Jiran Malaysia, pembakar gereja dihukum 60 bulan alias 5 tahun. 9)

Selayaknya pembakar masjid di Indonesia ya hukumannya tidak sekadar divonis 2 bulan, bahkan pentolan2nya malah diundang ke Istana macam itulah.

Sedihkah pemimpin negeri yang mayoritas penduduknya Muslim bahkan jumlah Islamnya terbesar di dunia ini, ketika teroris dari gereja Papua membakar Masjid Umat Islam di Tolikara Papua? Silakan simak saja berita yang terekam adalah begini:


Minim Empati, Jokowi Pilih Nonton Bioskop Ketimbang ke Muslimin Papua yang Masjid dan Rumah Mereka Dibakar Teroris Gereja Injili. 10).

Rangkaian upaya penggusuran Islam secara sistematis itu ada dalangnya yang telah merancang sejak 2014 dan dia kobarkan. Ini dalangnya pentolan partai tertentu.

Inilah Aktor Ide Penghapusan Perda Bernuansa Islam

. 11)

Memusuhi Islam sekaligus membela wong kafir ga’ itu? Semoga Umat Islam faham dan menyadari bahwa musuh2 Islam siang malam menggunakan kekuasaannya mau menggusur Islam menirukan cina komunis ndoro beinya? Contoh kongkretnya ini.

China Komunis Mau Rombak Al-Qur’an, Kemenag RI Rombak Buku2 SD hingga SMA, Ketua BPIP Anggap Agama Musuh Besar Pancasila, sedang Al-Qur’an Dianggap Dibawah Konstitusi

Posted on 18 Februari 2020

by Nahimunkar.org

 

https://www.nahimunkar.org/china-komunis-mau-rombak-al-quran-kemenag-ri-rombak-buku2-sd-hingga-sma-ketua-bpip-anggap-agama-musuh-besar-pancasila-sedang-al-quran-dianggap-dibawah-konstitusi/

===========

  1.  

    https://www.nahimunkar.org/astaghfirullah-perda-bernafaskan-islam-dihapus-presiden-jokowi/

  2. https://www.nahimunkar.org/ketahuan-mereka-mau-menggusur-islam-dari-pelajaran-sekolah/
  3. https://www.nahimunkar.org/dari-sini-sila-ketuhanan-yang-maha-esa-dibuang/?fbclid=IwAR1j-XsGVKAOC0y-o5uEijIppBTAXqRC94bdqmaFD3uw_hJcH8ExAUbiGm0
  4. https://www.nahimunkar.org/nu-muhammadiyah-dan-mui-kompak-tolak-ruu-hip/
  5. https://www.nahimunkar.org/tap-mprs-xxv-1966-ditilep-dpr-dan-mpr/
  6. https://www.nahimunkar.org/jokowi-pernah-menolak-kedatangan-delegasi-muslim-uighur-yang-dizalimi-china/?fbclid=IwAR0ipFL4yiMuHlYlE8ofsvE38WWcjF0doPsa5h3ydY3UOAsCkMu-FT5VeWI
  7. https://www.nahimunkar.org/teroris-gidi-pembakar-masjid-dijamu-di-istana-akankah-jokowi-juga-jamu-pembakar-gereja/
  8. https://www.nahimunkar.org/indonesiahebat-teroris-pembakar-masjid-tolikara-cuma-divonis-2-bulan-penjara/
  9. https://www.nahimunkar.org/pembakar-gereja-dihukum-5-tahun-pembakar-masjid-tolikara-dihukum-2-bulan/
  10. https://www.nahimunkar.org/minim-empati-jokowi-pilih-nonton-bioskop-ketimbang-ke-muslimin-papua-yang-masjid-dan-rumah-mereka-dibakar-teroris-gereja-injili/
  11.  

    (nahimunkar.org)

(Dibaca 608 kali, 1 untuk hari ini)