• Mengundang Pawang Hujan Hukumnya Syirik, Dapat Mengeluarkan dari Islam

     

Silakan simak

***

Roy Suryo Bongkar Jejak Digital Pawang Hujan MotoGP Ternyata Pendukung Jokowi, Ambyar!


 

GELORA.CO –  Viral Roy Suryo bongkar jejak digital Rara Istiani Wilandari, pawang hujan MotoGP Mandalika.

 

Dalam foto yang dipamerkan Roy Suryo itu, terlihat Rara merupakan pendukung Jokowi di Pilpres 2019 dengan mengenakan baju kotak-kotak.

 

Dari foto tangkapan layar yang diunggah mantan Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu, terlihat Rara Isti Wulandari jadi salah satu simpatisan dari PDI Perjuangan.

 

“Sayangpdiperjuangan,” demikian tertulis narasi dalam isi postingan Facebook Rara Isti Wulandari yang dibuatnya pada 25 Juni 2020 lalu itu.

 

Postingan jejak digital masa lalu pawang hujan MotoGP Mandalika itu, dibagikan Roy Suryo lewat cuitannya di Twitternya @KRMTRoySuryo2.

 
 

Ada sejumlah foto yang diunggah oleh politisi Partai Demokrat tersebut, yang memperlihatkan Rara si pawang hujan merupakan simpatisan PDI Perjuangan.

 

Terlihat jelas dari foto unggahan Roy Suryo itu Rara memakai pakaian kemeja kotak-kotak yang merupakan ciri khas pendukung Presiden Jokowi di Pilpres 2019 lalu.

 

“IRONIS memang, Di mana-mana kalau habis race itu yang rame dibahas adalah Juara-juaranya/minimal Racer-racer-nya, Ini kok malah “Aksi Teatrikal Pawang-Pawangan” yang sdh jelas-jelas dibantah secara ilmiah oleh BMKG (juga BRIN & TNI-AU),” cuit Roy Suryo, dikutip Hops.ID pada Jumat 25 Maret 2022.

 

Hanya saja, pakar telematika itu melihat jejak digital dari Rara Isti Wulandari ia pun memakluminya itu.

 

“Tapi kalau cek JEJAK DIGITAL-nya maklumi saja, Bani Kendil juga. AMBYAR,” katanya.

 

Sebelumnya, Roy Suryo menyinggung soal anggaran dari APBN yang digunakan untuk gelaran MotoGP Mandalika tak sebanding karena pebalap Marc Marquez gagal bertanding setelah terjadi insiden kecelakaan saat pemanasan.

 

“FIXED. Marc Marquez TIDAK ikut di MotoGP Mandalika saat ini karena Cedera Kepala. Jadi meski ada Fabio Quartararo dkk, Rasanya TRILYUNAN Uang APBN yg keluar bagaikan “MASAKAN REBUSAN, BAKARAN, KUKUSAN, tapi tanpa GORENGAN” Apalagi Cuaca sedang HUJAN, Upaya DUKUN Bagaimana? AMBYAR,” tulisnya di Twitter.

 

***

 

Sumber: hops

@geloranews

25 Maret 2022

***

Mengundang Pawang Hujan Hukumnya Syirik, Dapat Mengeluarkan dari Islam

Posted on 21 Maret 2022

by Nahimunkar.org

Kacau! Sudah Bayar Mahal Pawang Hujan, Gelaran MotoGP Mandalika Tetap Diguyur Hujan Lebat

  • Mengundang Pawang Hujan Hukumnya Syirik, Dapat Mengeluarkan dari Islam

Silakan simak ini.

***

Kacau! Sudah Bayar Mahal Pawang Hujan, Gelaran MotoGP Mandalika Tetap Diguyur Hujan Lebat


GELORA.CO – Gelaran MotoGP Mandalika 2022 resmi digelar Minggu (20/3/2022) di Sirkuit Pertamina Mandalika hari ini. Berbagai persiapan dilakukan, termasuk membayar jasa pawang hujan.

Ajang adu balap motor paling bergengsi di dunia itu diawali dengan race Moto3 mulai pukul 11.00 WIB. Disusul sesi kedua balapan Moto2.

Di saat dua balapan itu berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, cuaca tampak panas menyengat di kawasan Sirkuit Pertamina Mandalika.

Bahkan, balapan Moto2 harus dipangkas dari 25 lap menjadi 15 lap saja karena panasnya aspal lintasan di Sirkuit Mandalika.

Hingga balapan Moto2 selesai, cuaca masih tampak cerah dan panas. Namun tiba-tiba, hujan lebat turun. Tepatnya sekitar sekitar pukul 13.30 WIB atau sekitar setengah jam sebelum jadwal balapan MotoGP dimulai di pukul 14.00 WIB.

Hingga berita ini ditulis, sekitar pukul 13.55 WIB atau lima menit sesuai jadwal dimulainya MotoGP belum ada tanda-tanda balapan MotoGP akan dimulai.

Dari tayangan televisi, beberapa pembalap seperti Fabio Quartararo bahkan masih mengenakan hem khas Yamaha miliknya.

Beberapa pembalap lain juga masih tampak berdiskusi bersama timnya. Belum ada tanda-tanda para pembalap masuk ke lintasan.

Pihak berwenang disebut masih menunggu kondisi hujan yang memang deras mengguyur sirkuit Mandalika siang ini.

Pakai Pawang Hujan Dibayar Jutaan

Kehadiran pawang hujan nyaris ditemukan di setiap perhelatan besar. Begitu juga dengan ajang dunia MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika, ada pawang yang berperan agar kondisi cuaca terjaga tanpa hujan.

Salah seorang pawang hujan yang sudah berkali-kali dipercaya pemerintah untuk acara-acara nasional adalah Rara Isti Wulandari.

Sebelumnya, Rara juga pernah menjadi pawang hujan dalam perhelatan Opening Asian Games 2018 lalu.

Berapa bayaran yang didapat Rara selama menjadi pawang hujan untuk MotoGP Mandalika?

Rara sempat membeberkan honor yang diterimanya selama menjadi pawang hujan dalam ajang MotoGP Mandalika.

Melalui akun Facebook pribadi miliknya bernama Cahaya Tarot, Rara membagikan tangkapan layar berupa pesan notifikasi transfer.

Dalam tangkapan layar itu, diketahui Rara mendapatkan bayaran yang ditaksir mencapai jutaan rupiah. Namun untuk rinciannya, dia menutupi angka pertama.

“Alhamdulillah. Maturnuwun. Terima kasih. Rejeki Hoki All Universe Mandalika Street Circuit,” tulis Rara, dikutip dari Hops.id – jaringan Suara.com, Minggu (20/3/2022).

Sumber: suara

@geloranews

20 Maret 2022

***


HUKUM MENGUNDANG PAWANG HUJAN DALAM ISLAM

Hati hati, dengan alasan sholat idhul adha dilapangan, takut di guyur hujan, lalu pakai dukun pawang hujan..Baaathil!! cateet!!

MENGUNDANG PAWANG HUJAN

Yang mengundang dan pelaku atau dukun itu adalah perbuatan Syirik !!

Al-Qur’an telah menegaskan bahwa tidak ada yang mengetahui perkara ghoib kecuali Allah. Sedangkan turunnya hujan termasuk perkara yang ghoib. Maka mempercayai orang berkemampuan mengendalikan hujan berarti dia telah mengakui adanya pihak yang Mahatahu perkara ghoib selain Allah. Ini adalah keyakinan syirik dan bila pelakunya mati namun belum sempat bertaubat kepada Allah maka tempatnya di neraka kekal selama-lamanya. Allah berfirman:

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ} [المائدة: 72]

“Barangsiapa yang berbuat syirik, maka sungguh Allah haromkan atasnya untuk masuk surga, dan tempatnya di neraka. Dan tidak ada bagi orang yang zalim seorang penolongpun.” (Al-Ma’idah: 72)

Lalu bagaimana bila ternyata hujan benar-benar tidak turun? Jangan Anda terpedaya karena yang demikian itu adalah ujian dari Allah. Sesungguhnya syaithon hendak mempermainkan manusia agar mau menghambakan dirinya kepada selain Allah.

Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan, bahwa syaithon dari kalangan jin mencuri dengar berita langit lalu dia sampaikan satu berita itu kepada pengabdinya dari kalangan dukun yang dicampur dengan seratus berita dusta. Oleh sebab itu terkadang ada berita dari para dukun yang tidak meleset terjadi, akan tetapi semua itu adalah ujian dari Allah.

Copas Akun ManhajSalaf

Read more at: https://www.fotodakwah.com/2021/07/hukum-mengundang-pawang-hujan-dalam.html

Via © @fotodakwah

https://www.facebook.com/hartonoahmadjaizy/photos/a.107957398152215/291661769781776/

(nahimunkar.org)