ACEH BESAR (Voa Islam) –  Ratusan massa mengepung Sekretariat ormas Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Fajar Nusantara (DPD Gafatar) Aceh di Desa Lamgapang Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (7/1). Sekretariat Ormas Gafatar digerebek dan dibubarkan massa karena dituding menganut dan menyebarkan aliran sesat.

Pimpinan dan anggota ormas Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Fajar Nusantara (DPD Gafatar) Aceh diamankan warga dan aparat kepolisian di Masjid Desa Lamgapang Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (7/1). Sekretariat Ormas Gafatar digerebek dan dibubarkan ratusan massa karena dituding menyebar aliran sesat dan telah diamankan aparat kepolisian untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, pengamat aliran sesat, ustadz Hartono Ahmad Jaiz saat dihubungi voa-islam.com sekitar 2 tahun silam, juga membenarkan bahwa Gafatar adalah penjelmaan dari Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Mushoddeq. “ya, yang dulu Ahmad Mushoddeq itu,” tandasnya.

Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan wajah lain dari sebuah aliran sesat Al Qiyadah Al Islamiyah yang dulu dipimpin Nabi Palsu Ahmad Mushoddeq.

Aliran sesat ini sebelumnya pernah berganti nama menjadi Komunitas Millah Abraham (Komar) dan sekarang untuk menutupi kesesatannya mereka menggunakan topeng ormas Gafatar yang kegiatannya seolah hanya berkhidmat pada urusan sosial, budaya atau pendidikan agar bisa diterima masyarakat.(AF/Antara/Voa-Islam.com)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 515 kali, 1 untuk hari ini)