Sebelum dilepas, para santri yang telah berakhir di pesantren dibekali lebih dulu materi-materi di antaranya mengenai pentingnya mengenal dasar-dasar menghadapi aliran aliran sesat.

Di Pesantren Darunnajah Cabang Cipining Bogor, Pembekalan terdapat sesi yang menarik yakni tentang ‘aliran kebatinan dan aliran sesat di masyarakat’ yang disampaikan oleh KH. Hartono Ahmad Jaiz.

 Sesi ini sangat penting diberikan untuk para santri nihai mengingingat pergaulan di masyarakat di zaman sekarang sangatlah memprihatinkan, sehingga pengetahuan dasar tentang aliran sesat perlu diketahui oleh mereka agar selektif dalam memilih teman dan bergaul di dunia yang baru bagi mereka setelah (lepas dari) menjalani kehidupan di Pesantren.

Inilah beritanya.

***

Pembekalan tentang ‘Aliran Kebatinan dan Aliran Sesat di Masyarakat’ untuk Santri Nihai

Dalam rangkaian kegiatan Pembekalan dan Orientasi Perguruan Tinggi (OPT) yang diadakan untuk santri kelas akhir atau santri kelas 6 TMI Darunnajah Cipining, selain mendatangkan Universitas ataupun Perguruan Tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Al-Azhar Mesir, STIKES Medistra, Universitas Indonesia, UIN Malang, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Djuanda, STAIDA Darunnajah, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Ibnu Khaldun, Unida Gontor dan lainnya. Juga menghadirkan tokoh-tokoh yang ahli pada bidangnya seperti KH. Hadiyanto Arief, SH, MBs (Entrepreneur), KH. Tantowi Jauhari, MA (strategi dahwah Islam), Ust. Zakiyanto Arief (wirasawasta muslim), Ust. Fikri dan team (Tahsinul Qira’ah Qur’an), KH. Hartono Ahmad Jaiz (aliran kebatinan dan sesat di masyarakat).

Hari ke 6 Rabu (4/5/16) bertempat di Aula Tahfidz berjalannya pembekalan terdapat sesi yang menarik yakni tentang ‘aliran kebatinan dan aliran sesat di masyarakat’ yang disampaikan oleh KH. Hartono Ahmad Jaiz, Sesi ini sangat penting diberikan untuk para santri nihai mengingingat pergaulan di masyarakat di zaman sekarang sangatlah memprihatinkan, sehingga pengetahuan dasar tentang aliran sesat perlu diketahui oleh mereka agar selektif dalam memilih teman dan bergaul di dunia yang baru bagi mereka setelah menjalani kehidupan di Pesantren.

Sesi ini pun diikuti dengan antusis oleh semua santri, meski bukan kali pertama mereka mendengar tentang bahayanya kehidupan di luar Pesantren, yang sebelumnya juga sering disampaikan oleh ust Deni Rusman guru Darunnajah Cipining, namun penyampaian dengan gaya bahasa yang berbeda dan dari orang yang berprofesi dalam bidangnya membuat para santri menjadi lebih tau banyak  tentang seluk beluk bagaimana kinerja aliran sesat di masyarakat.

Pengetahuan tentang aliran kebatinan dan aliran sesat yang mewabah di masyarakat memang sangat dibutuhkan, karena setelah lulus dari Pondok mereka akan memilih dunia baru yang pastinya akan mereka dapati begitu banyaknya perbedaan sampai pertentangan. Dengan modal pengetahuan tersebut diharapkan alumni Darunnajah Cipining mampu memilah dan memilih mana yang terbaik dan sesuai syariat agama Islam tentunya berlandaskan dasar dasar yang sudah dipelajari selama menimba ilmu di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining yang sesuai dengan Al Qur’an dan Hadits.

Semoga meteri yang diberikan ini menjadi modal yang berharga untuk alumni Darunnajah Cipining untuk meraih kesuksesan didunia yang baru, aamiin (Abs)/darunnajah.com/May 05, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 823 kali, 1 untuk hari ini)