( oleh: Ani Hasibuan )

Topiknya masih reklamasi, sebab saya menonton ILC, dan memang sudah lama saya deg2an tiap kali memikirkan reklamasi.

Cerita bang Karni tentang stafnya yang “diburu” patroli kapal cepat dan bersirine saat mereka mendekati pulau reklamasi di Jakarta, terdengar aneh sebab mestinya siapa pun boleh datang ke pulau reklamasi, memangnya itu milik siapa ???

Saya juga baca laporan di akun Elisa Tanuwijaya di twitter, bagaimana kapal mereka diburu saat hendak berkunjung ke SALAH SATU pulau reklamasi di Jakarta. Tak usah lebih banyak lagi cerita, dua kisah ini saja sudah dengan jelas menunjukkan bhw REKLAMASI DIPERUNTUKKAN BUKAN UNTUK RAKYAT INDONESIA!!!

Saya tak takut mengatakan PRIBUMI, sebab PRIBUMI memang ADA dan tidak perlu alergi dengan kata itu. Mana bisa saya katakan puluhan ribu pekerja kasar Tiongkok yang masuk ke Indonesia sejak 3 tahun terakhir sebagai PRIBUMI???

Pasti mereka disebut IMIGRAN, iya kan?? Ada yg mau bantah?

Kembali ke reklamasi. REKLAMASI yang konon dibuat UNTUK MENGGELIATKAN EKONOMI itu pastilah ISAPAN JEMPOL belaka, itu HOAX NUMERO UNO!

Dalam diskusi tentang reklamasi di ILC tadi malam, jelas disebutkan oleh Ibu Susi bahwa reklamasi TIDAK MEMPERTIMBANGKAN LIFELYHOOD NELAYAN, mereka hanya dapat penggantian “kandang murahan” berupa rumah susun bau dan jelek serta tak bermartabat seluas 3 x 7 meter per segi ( keterlaluan anda para pengembang, anda2 sama sekali tidak menghargai manusia. Dan sama sekali tak punya rasa kemanusiaan!!! ).

Jumlah nelayan ini sekitar 30 ribu an, mungkin lebih banyak dari eksodus Rohingya yang mendapat perhatian seluruh dunia !

APAKAH PERLU KITA BLOW UP KISAH TRAGIS NELAYAN TELUK JAKARTA YANG “DIPERKOSA” KEHIDUPANNYA SAMPAI LUMPUH OLEH PENGEMBANG (dengan IJIN PEMERINTAH) SUPAYA DUNIA TAHU BAHWA DI INDONESIA HAK AZASI PRIBUMI DIINJAK2 SECARA TERBUKA???

Luas pulau reklamasi sekitar 32 ribu hektar di seluruh Indonesia !!!
Mari berhitung saudara2, bila 1 ha pulau reklamasi berisi 1000 apartemen,
maka 32 ribu hektar berisi 32 JUTA APARTEMEN !!!
Bila 1 apartemen dihuni 5 IMIGRAN, maka dlm 5 tahun ke depan, INDONESIA YANG DIPERJUANKAN OLEH PRIBUMI INI AKAN DIINVASI OLEH 160 JUTA IMIGRAN!!!

Jumlah penduduk Indonesia menurut BPS 2015 adalah sekitar 260 juta populasi.
Maka BILA NEGERI YANG KITA PERJUANGKAN DENGAN KALIMAT TAKBIR DAN BAMBU RUNCING INI DIINVASI 160 JUTA IMIGRAN MELALUI PULAU REKLAMASI,
SESUNGGUHNYA, PENGEMBANG DENGAN IJIN PEMERINTAH, SEDANG MEMBANGUN NEGARA DALAM NEGARA!!!!

Dan bila reklamasi itu sukses, daratan KITA AKAN DIKEPUNG 160 JUTA IMIGRAN yang saya yakini tidak punya rasa cinta setitik pun pada negara Indonesia dengan segala sejarah perjuangannya!!

INI ANCAMAN SERIUS TERHADAP KEDAULATAN NKRI!!

Kita yang perduli kepada nasib anak cucu kita, tiada kata lain, TOLAK REKLAMASI!!!

HENTIKAN YANG SUDAH BERJALAN, URUG LAGI LAUT YANG SUDAH DITUMBUNI TANAH ITU, KEMBALIKAN DIA MENJADI LAUT!!!
Kita TAK BUTUH SEGALA GELIAT EKONOMI (BOHONGAN) ITU!!!

Bila “tangan2 kecil” pemerintah daerah tak kuasa membendung tekanan pusat yang pro pengembang, ayo, kita rakyat saling menopang, berjuang, TOLAK DAN HENTIKAN REKLAMASI!!

Dan mari terus berdoa, agar Allah berkenan mendukung dan menyertai perjuangan kita mempertahankan kedaulatan NKRI.

Laa tahzan wa laa takhouf,
kul, innallooha ma ana…
Semoga Allah senantiasa melindungi negeri kita ini dari kezhaliman para pengkhianat dan kejahatan orang2 kafir,
Aamiiin.

Via FB Usman Bin Yahya

(nahimunkar.org)