Bismillahirrahmanirrahim.

Pada hari Kamis, 8 Muharram 1439 H / 28 September 2017 M dengan izin dan rahmat Allah telah diselenggarakan Silaturahmi Nasional yang dihadiri oleh 100 dai salafiyyin dari berbagai daerah di Indonesia dengan tema “PROBLEMATIKA DAKWAH DI INDONESIA DAN USAHA MENJAGA KEUTUHAN NKRI” bertempat di Islamic Centre Bin Baz Jogjakarta.

Di akhir pertemuan forum merekomendasikan :

1. Bersabar dan beristiqomah dalam mendakwahkan Al- Qur’an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafush Sholih.

2. Meningkatkan kualitas berdakwah dengan hikmah (bijak), mau’idzoh hasanah (pelajaran yang baik) dan mujadalah bil husna (adu argumen yang baik).

3. Meningkatkan harmonisasi hubungan antara sesama da’i salafi dengan lebih berhusnudzon (baik sangka) , bertabayun (klarifikasi), bersilaturahim dan tanashuh (saling menasihati) dilandaskan semangat ukhuwah dan ilmiah.

4. Dalam menyikapi perselisihan pendapat diharapkan tidak mudah membawa ke media sosial, akan tetapi menyelesaikannya secara personal dan kekeluargaan dengan semangat solusi.

5. Meningkatkan harmonisasi hubungan dengan masyarakat melalui akhlaqul karimah (perilaku yang mulia), pelayanan yang baik dan kerja sama dalam kebaikan dan ketaqwaan.

6. Meningkatkan hubungan dengan pemerintah untuk mewujudkan tujuan-tujuan dakwah dan demi menjaga keutuhan NKRI dari segala ancaman liberalisme, komunisme dan radikalisme (ekstrimisme).

7. Membentuk badan koordinasi antar da’i salafi untuk koordinasi dakwah internal dan untuk meningkatkan kontribusi kepada pemerintah Republik Indonesia.

Demikian rekomendasi ini kami keluarkan dan kami tidak bertanggung jawab apabila ada kesimpulan selain dari apa yang kami rekomendasikan di atas.

TTD
Abu Nida Chomsaha Sofwan Lc

Via FB Islamic Centre Bin Baz

(nahimunkar.org)

(Dibaca 85 kali, 1 untuk hari ini)