Potret kedua putra Jokowi, Gibran Rakabuming (kiri) dan Kaesang Pangarep (kanan). /Instagram/@kaesangp @gibran_rakabuming

.***

– Korupsi yang terjadi pada era kepemimpinan Presiden Jok Widodo (Jokowi) menjadi sorotan.

Hal tersebut berkaitan dengan permintaan yang diajukan oleh relawan Jokowi.

Relawan Jokowi yang merupakan ketua umum dari Badan Relawan Nusantara (BRN), Edysa Girsang meminta supaya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memproses hukum kedua putra mantan Gubernur DKI Jakarta itu, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep.

Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep diduga mendapatkan suntikan dana untuk bisnis merek dari uang haram.

Selain itu, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep diduga terlibat tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis mereka dengan grup iduga terlibat pembakaran hutan.

Dugaan tersebut telah dilaporkan oleh dosen UNJ, Uedilah Badrun, tetapi belum ada tanggapan dari KPK.

“Saya berharap aparat penegak hukum khususnya KPK memproses ini secepatnya, sejujur-jujurnya, sebersih-bersihnya walaupun kami ragu terhadap KPK,” kata Edysa Girsang.

Dari tuntutan yang diberikan Edysa Girsang tersebut, praktik korupsi pada era Jokowi kemudian disorot oleh ekonom senior, doktor Rizal Ramli

 

“Dulu kita lawan KKN zaman Orba,, ini baru kuasa 7 tahun doang, KKN sudah ganas. KPK mana KPK,, Kejaksaan Agung lebih bernyali lho,” kata Rizal Ramli dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter miliknya.

Sejumlah praktik pencurian uang rakyat terjadi pada masa kepemimpinan Jokowi.

Korupsi dana Covid-19 dengan Juliari Batubara yang menjadi pelaku dalam perkara tersebut.

Perkara yang terbaru, mengenai mafia minyak goreng yang para tersangkanya ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung), sehingga membuat kredibilitas KPK dipertanyakan

Christina Kasih Nugrahaeni

PIKIRAN RAKYAT – 23 Mei 2022, 13:34 WIB

(nahimunkar.org)