Jakarta (SI Online) – Warga bantaran sungai Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta Timur, diduga bakal menjadi korban rencana busuk Plt Gubernur DKI Jakarta Ahok. Ini dilakukan dengan rencana pemindahan warga yang langganan menjadi korban banjir tahunan itu ke Rusunawa yang telah disiapkan di Jalan Jatinegara Barat, Kampung Melayu.

Ulama asli Jakarta, KH Fachrurozi Ishak mengungkap rencana busuk yang dibuat oleh Ahok itu. Menurut Kiyai Fachrurozi, upaya sistematis untuk merusak generasi Islam itu akan dilakukan melalui lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bakal didirikan di rusunawa.

“Orang tak mampu dibawa ke rusunawa. Di rusunawa akan ada PAUD. Nah, PAUD itu koordinatornya bininya Ahok. Saya lupa nama (PAUD)nya. Camat tahu tapi tak berani ngomong,” ungkap Kiyai Fachrurozi dalam Temu Pembaca Suara Islam di Masjid Abu Bakar As Shiddiq, Otista, Jakarta Timur, Sabtu (25/10). Diketahui, selain keturunan China, Ahok dan istrinya juga seorang Protestan.

Bukan hanya soal pendirian PAUD untuk warga rusunawa, program-program Ahok lain di bidang pendidikan juga dinilai Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) itu sebagai penghilangan ruh-ruh Islam. Diantaranya rencana mengganti seragam siswa sekolah pada hari Jumat yang semua menggunakan busana Muslim menjadi pakaian tradisional. Selain itu juga rencana jam masuk anak sekolah menjadi pukul 09.00 WIB.

Rencana memundurkan jam masuk anak sekolah dinilai Ketua Umum Wasiat Ulama ini sebagai alat supaya anak-anak tidak menjalankan ibadah shalat. “Kalau masuk jam sembilan, anak-anak akan bangun jam 7. Bisa subuh kesiangan. Nanti dzuhur dan asharnya juga bakal lewat, ini program gila bener” tandas ulama kelahiran Kampung Kober Ulu, Jatinegara, Jakarta Timur itu.

Mengamati sepak terjang Ahok di Ibu Kota, Kiyai yang tinggal di Kampung Melayu ini akhirnya berkesimpulan bila Ahok lebih banyak manis di lidah. Sementara menjalankan program-programnya tidak becus. Melalui GMJ yang dipimpinnya, Kiyai Fachrurozi mengaku akan berjuang untuk melengserkan Ahok.

red: shodiq ramadhan, Sabtu, 25/10/2014 22:15:56

***
Menghadapi pihak yang memusuhi Islam, telah ada tuntunan langsung dari Penguasa Dunia ini.
Bukti benci kepada Islam

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ (١٢٠)

“orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al-Baqarah: 120).
Peunjuk menghadapi orang kafir:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ (٧٣)

“Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. tempat mereka ialah Jahannam. dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.” (QS At-Taubah: 73)

(nahimunkar.com)