Ilustrasi

.

 Ada kelompok dari ormas Islam yang terlibat dalam pengamanan natal dan jumlahnya berpuluh-puluh ribu orang.

Tampaknya menjadi pengaman tak resmi alias bukan petugas dari pemerintah itu mengandung resiko pula. Bahkan ada yang mengecamnya secara telak.

Di satu situs Islam, ada berita yang mengecam kelompok yang menyediakan diri sebagai pengaman upacara orang kafir yang sudah difatwakan MUI tentang haramnya mengikuti upacara natal itu.

Inilah sepenggal berita dari satu situs.

***

Para Penjaga Gereja Saat Natal Orang Munafik!

Ketika ditanya soal keterlibatan Banser NU dalam pengamanan Natal, seorang ustadz di Sidareja Jawa Barat, Ustadz Heri Susanto, S.Pd. menegaskan bahwa umat Islam yang ikut menjaga perayaan hari besar orang-orang kafir itu adalah orang munafik.

Beliau mengutip firman Allah dalam Al Qur’an surat An-Nisa ayat 138-139:

بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (138) الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا (139)

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah” .(QS.An-Nisa(4):138-139).

Berdasarkan firman Allah tersebut, siapa pun mereka yang ikut menjaga gereja saat perayaan natal adalah orang-orang munafik.

“Mereka yang ikut menjaga Natal itu adalah orang munafik! Allah Subhanahu wa ta’ala telah menjelaskan sifat mereka itu dalam surat Annisa ayat 138 sampai 140. Banser itu munafik. shalat, shaum, zakat dan haji mereka itu sia-sia karena mereka sudah mencari kemuliaan dari orang kafir,” tegasnya.

***

Itulah di antara resikonya di dunia. Adapun di akherat kelak, wallahu a’lam.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.183 kali, 1 untuk hari ini)