REPUBLIKA.CO.ID, GAZA– UNICEF mengatakan, lebih dari 370 ribu anak-anak mengalami krisis psikologis sejak serangan Israel. Pertolongan pertama yang sangat dibutuhkan anak-anak adalah bantuan pemulihan psiko sosial.

Kepala UNICEF bagian wilayah Gaza, Pernilla Ironside mengatakan kondisi anak-anak di Gaza yang terkepung sangat mengerikan, Press TV, Jumat (22/8) melaporkan.

“Dampak, benar-benar telah meluas, baik pada tingkat fisik dalam hal ini adalah korban jiwa yang meninggal dunia maupun yang terluka tetapi juga mendera kondisi emosional. Khusunya, pada psikologis anak-anak,” ujarnya.

Ia bercerita, dalam 48 jam serangan baru dimulai sudah sembilan anak lainnya tewas dalam serangan zionis Israel. Dan, hal tersebut telah membawa jumlah total anak-anak yang meninggal dunia menjadi 469 anak.

“Ketika saya berbicara dengan anak-anak, saya menemukan bahwa mereka ditarik dari interaksi normal dengan keluarga mereka. Mereka mengalami mimpi buruk dan mengompol dalam tidur mereka. Mereka benar-benar dalam keadaan trauma,” tuturnya.

Reporter : c64
Redaktur : Bilal Ramadhan
***

Tidak hanya menyisakan kepiluan dalam mental anak-anaka Gaza, teroris Yahudi juga sudah menewaskan setidaknya 400an anak tak berdosa. Berikut liputannya.

UNICEF: 469 Anak Tewas di Gaza

Jumat, 22 Agustus 2014, 12:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Seorang pejabat UNICEF mengatakan, sekitar 469 anak-anak telah meninggal dunia di Gaza selama serangan Israel. Dan, hal tersebut merupakan situasi yang sangat mengerikan, karena efeknya sangat berdampak pada satu juta penduduk di Jalur Gaza yang berusia di bawah 18 tahun.

“Situasi ini sangat mengerikan dalam hal tersebut anak-anak yang akan menerima langsung dampak yang disebabkan,” ujar Pernille Ironside, Kepala UNICEF untuk wilayah Gaza, seperti yang dilansir India Today, Jumat (22/8).

Ia bercerita, dalam 48 jam serangan baru dimulai sudah sembilan anak-anak lainnya tewas dalam serangan Zionis Israel. Dan, hal tersebut telah membawa jumlah total anak-anak yang meningga dunia menjadi 469 anak-anak. Sejak runtuhnya gencatan senjata Selasa lalu, korban jiwa yang meninggal dunia terus bertambah termasuk anak-anak.

Reporter : c64
Redaktur : Nidia Zuraya

***

Demikianlah kekejaman Zionis yang sejatinya adalah teroris sejati. Bahkan berita lainnya mengungkap betapa sadisnya Yahudi penjajah Palestina telah menembakkan ratusan roket. Berikut beritanya.

Astaghfirullah, Israel Telah ‘Muntahkan’ 335 Roket di Tanah Gaza

Jumat, 22 Agustus 2014, 11:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM — Militer Israel mengatakan, sekitar 335 roket telah ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza sejak runtuhnya gencatan senjata sementara, Selasa lalu. Dilansir dari Anadolu Agency, Jumat (22/8) mengabarkan sekitae 53 roket telah dicegat oleh sistem pertahanan anti rudal Iron Dome.
Militer Israel mengatakan, salah satu dari roket yang ditembakkan mendarat dan meledak di pemukiman Modi’in di ramallah, namun tidak terdapat laporan adanya terluka maupun kerusakan. Para saksi mata mengatakan, banyak bagian roket yang jatuh di desa-desa sekitar amallah barat.
Setiap kali sirene peringatakan Israel terdengar ratusan warga Palestina langsung turun ke jalan dan meneriakkan dukungan perlawanan dan Brigade Al-Qassam. Kebrutalan Israel kembali berkobar di Jalur Gaza, sejak gencatan senjata sementara telah runtuh pada Selasa lalu.
Pasalnya Israel kembali meluncurkan serangan setelah menuduh Hamas melanggar kesepakatan gencatan senjata yang diprakarsai oleh Mesir. Hingga saat ini tercacat, sekitar 2.086 warga Palestina meninggal dunia dan 10 ribu lebih lainnya luka-luka sejak pertempuran dimulai pada 8 Juli lalu. Tak hanya itu, otoritas Palestina mengatakan, ribuan rumah juga telah hancur akibat kekejian Zionis Israel.

Reporter : c64

Redaktur : Bilal Ramadhan

(nahimunkar.com)

(Dibaca 355 kali, 1 untuk hari ini)