JAKARTA (voa-islam.com) – 20 ribu nelayan yang tergabung dalam Gerakan Nasional Masyarakat Perikanan Indonesia (Gernas Mapi) bersama 34 asosiasi nelayan dan masyarakat perikanan dari seluruh Indinesia melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/4). Aksi ini sekaligus memperingati Hari Nelayan Nasional yang jatuh pada 6 April.

Uniknya, hari peringatan nelayan tahun ini semakin emosional karena sudah 18 bulan nelayan dan masyarakat perikanan tak bisa melaut karena Peraturan Menteri (Permen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dikeluarkan Susi Pudjiastuti dinilai mematikan 1 juta nelayan di Indonesia. Tak heran tema tahun ini #HariNelayanTanpaMelaut.

Awalnya, aksi pagi tadi digelar di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun gagal dilaksanan, lantaran polisi tak membuka pintu gerbang Monas disebelah stasiun Gambir Jakarta.

Tak kehabisan akal, aksi ribuan nelayan dari seluruh Indonesia ini sontak balik kanan dan mengarahkan tujuannya kepada Istana Negara dan menyuarakan pendapatnya kepada Presiden Jokowi, Jakarta.

Dari pantauan tim redaksi Voa-Islam, nelayan yang hadir memiliki tuntutan yang beragam namun memiliki agenda besar, yaitu menunurkan Menteri KKP Susi Pudjiastuti yang dinilai peserta demonstran sebagai sumber penyebab kemiskinan nelayan.

Hari Nelayan yang jatuh pada hari ini, Gernasmapi mengajukan petisi menuntut Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mundur dari jabatannya.

Hari Nelayan yang jatuh pada hari ini, Gernasmapi mengajukan petisi menuntut Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mundur dari jabatannya. Tuntutan mundur lantaran kebijakan-kebijakannya Susi dinilai mematikan sektor perikanan.

“Tujuan utama adalah petisi. agar Menteri KKP Susi harus turun, karena dia menghancurkan dunia perikanan di Indonesia bahkan 1 juta lapangan pekerjaan sektor nelayan sudah 18 bulan tidak melaut,” kata Ketua Gernasmapi yang juga anggota DPR RI Komisi 4 dari Fraksi PDIP, Onno Surono sehari sebelumnya dalam jumpa pers di Jakarta. Selasa (5/4/2016).

Dalam aksi yang bertepatan dengan Hari Nelayan Nasional tersebut mereka meminta kesejahteraan nelayan di Indonesia lebih diperhatikan dan ditingkatkan. [adivammar/voa-islam.com] – Rabu, 1 Rajab 1437 H / 6 April 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.215 kali, 1 untuk hari ini)