Penguasa negeri ini tampakya justru mempraktekkan pepatah yang menyindir kelakuan buruk manusia tak tahu diri: Anak kandung di pangkuan dilepaskan, beruk di hutan disusukan.

Serbuan Tenaga Kerja Asing Bawa Efek Negatif.

Dikeluhkan, serbuan tenaga kerja asing dari Cina pun tak punya skill.

Hasil kunjungan anggota DPR  ke daerah-daerah atau wilayah yang banyak menggunakan tenaga asing, ternyata banyak ditemukan adanya tenaga kerja asing yang tidak mempunyai skill.

“ Bisa dibilang mereka buruh, contohnya  di pabrik Semen Merah Putih, Banten,  ada 400 tenaga kerja asing dari China,” kata Andika, Anggota Komisi III DPR.

“ TKA banyak yang melanggar hukum Indonesia, namun tidak mendapatkan sanksi yang tegas. Sebaliknya, kalau tenaga kerja Indonesia yang ada di luar negeri, dijatuhi hukuman mati,”  kata Andika.

Serbuan tenaga kerja asing itu pun kini makin mencemaskan.

Inilah beritanya.

***

Hingga Februari, 5000 Tenaga Kerja Asing Serbu Jakarta

Masyarakat Ekonomi Asean 2016 (Aktual/Ilst.Nlsn)

Jakarta, Aktual.com – Sebanyak 5000 Tenaga Kerja Asing masuk ke wilayah DKI Jakarta. Demikian disampaikan Kepala Disnakertrans DKI, Priyono, Selasa (16/2).

“Tercatat 5000 TKA masuk di Jakarta. Pengawasan pun akan diperketat terhadap TKA ini,” ucapnya.

Dia menjelaskan, ‎memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), DKI Jakarta menjadi daerah yang diminati pekerja asing. Alhasil, hingga awal tahun ini, ribuan pekerja asing itu telah berada di Ibukota yang tersebar dibeberapa perusahaan.

‎”Jadi sudah aturannya dari Kementerian Ketenagakerjaan. Kita tinggal melakukan pengawasannya, dengan melihat apakah tenaga kerja asing itu masuknya sesuai dengan aturan atau tidak. Lalu jabatan oleh orang asing harus ada pedampingnya dari orang kita. Kita akan perketat pengawasannya,” katanya, Selasa (16/2).

‎Para pekerja TKA itu bekerja diberbagai bidang seperti garmen, infrastruktur, teknil sipil, teknologi informatika dan industri lainnya.

Menurut Priyono, TKA yang akan masuk dan bekerja di Jakarta tidak bisa dilarang. Tapi TKA itu memiliki izin yang legal dan perusahaan tujuan ia bekeja tak pernah melanggar aturan hukum yang berlaku.

“Selama mereka memiliki izin bekerja yang legal dan perusahaannya tidak melanggar aturan kami tidak dapat melarang,” tandasnya.‎

(Sukardjito)/ aktual.com/16 Februari 2016 1:00 PM

***

Serbuan Tenaga Kerja Asing Bawa Efek Negatif

JAKARTAWOL – Serbuan  tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Indonesia membawa efek negatif  bagi tenaga kerja asli bangsa  Indonesia. Oleh karena itu perlu diupayakan agar  tenaga kerja asing yang akan masuk ke Indonesia lebih diperketat.

Demikian dikatakan Anggota Komisi III DPR Andika Hazrumy pada Rapat Kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di ruang rapat Komisi III DPR, Kamis (3/9) siang.

Ia mengatakan, hasil kunjungannya  ke daerah-daerah atau wilayah yang banyak menggunakan tenaga asing, ternyata banyak ditemukan adanya tenaga kerja asing yang tidak mempunyai skill.

“ Bisa dibilang mereka buruh, contohnya  di pabrik Semen Merah Putih, Banten,  ada 400 tenaga kerja asing dari China,” katanya.

TKA tersebut, rata-rata tidak memiliki spesifikasi khusus seperti yang dikatakan  Menteri Hukum dan HAM bahwa TKA harus memiliki spesifikasi khusus(keahlian khusus) maka diberikan lah perijinan tersebut. Namun faktanya tidak mempunyai itu semua.

Politisi Fraksi Partai Golkar mengatakan,  Kementerian Hukum dan HAM telah membuat timpora (tim pengawasan orang asing) namun tidak maksimal, hanya sebatas di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten kota. Namun seperti di kecamatan yang jauh dari, ibu kota provinsi, kabupaten kota, bagaimana kita bisa mengecek.

Anggota Dewan ini meminta Kementerian Hukum dan HAM, agar benar-benar memperketat ijin masuk orang asing, dan memperketat ijin kerja orang asing, TKA ini kan masuk lewat jalur legal, hanya imigrasi yang bisa mendeteksi.

“ TKA banyak yang melanggar hukum Indonesia, namun tidak mendapatkan sanksi yang tegas. Sebaliknya, kalau tenaga kerja Indonesia yang ada di luar negeri, dijatuhi hukuman mati,”  kata Andika.

Dia meminta pemerintah bertindak tegas, apabila ada TKA tidak memenuhi persyaratan, harus langsung dideportasi. Perketat persyaratan dan ijin masuknya, tetapi parahnya lagi, mereka masuk bukan visa kerja melainkan visa wisata,” ungkap Andika.(hls/data2) http://waspada.co.id/September 3, 2015 

***

Dengan dibukanya peluang untuk adanya serbuan tenaga kerja asing ke negeri yang penduduknya Muslim ini, berarti akan tambah menyulitkan tenaga kerja dalam negeri yang mayoritas adalah  Umat Islam. Oleh karena itu pantas disimak ungkapan berikut ini:

Doa Nabi Saw, Laknat Allah atas pemimpin yang menyulitkan Umat Islam

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ _أحمد ، ومسلم عن عائشة

Ya Allah, siapa yang menjabat suatu jabatan dalam pemerintahan ummatku lalu dia mempersulit  urusan mereka, maka persulitlah dia. Dan siapa yang menjabat suatu jabatan dalam pemerintahan ummatku lalu dia berusaha menolong mereka, maka tolong pulalah dia.” (HR Ahmad dan Muslim dari Aisyah).

 وَمَنْ وَلِيَ مِنْهُمْ شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَعَلَيْهِ بَهْلَةُ اللَّهِ فَقَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا بَهْلَةُ اللَّهِ قَالَ : لَعْنَةُ اللَّهِ _ رَوَاهُ أَبُو عَوَانَة فِي صَحِيحِهِ

Dan barangsiapa memimpin mereka dalam suatu urusan lalu menyulitkan mereka maka semoga bahlatullah atasnya. Maka para sahabat  bertanya, ya RasulAllah, apa bahlatullah itu? Beliau menjawab: La’nat Allah. (HR Abu ‘Awanah dalam shahihnya. Terdapat di Subulus Salam syarah hadits nomor 1401).

Amien ya Rabbal ‘alamien.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.116 kali, 1 untuk hari ini)