PADANG, SUMBARTODAY – Ribuan masa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) melakukan aksi unjukrasa di depan Mapolresta Padang, Sumatera Barat Minggu (23/10)

Demo yang terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) ini nampaknya telah memancing kemarahan ribuan umat muslim Sumatera Barat.

Menurut Muhammad Siddig, coordinator lapangan, “Kami menuntut Ahok yang melakukan penistaan terhadap Al Quran di hukum sesuai dengan aturan hukum yang ada di Indonesia.”

Siddig juga menegaskan bahwa Gubernur Jakarta tersebut telah merendahkan Al Quran dan menghina agama islam. Tentunya dengan persoalan ini Ahok harus ditangkap dan dihukum.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, jangan ada hukum tidak adil karena tidak bisa menangkap Ahok padahal secara jelas-jelas melakukan penistaan. “Ahok sangat jelas melakukan penghinaan mengatakan Al Quran membodohi orang untuk tidak memilih dirinya.”

Sementara itu ditempat terpisah Massa yang mengatasnamakan Forum Anti Penistaan Agama, juga menggelar aksi long march dari Masjid Raya Nurul Iman menuju Polda Sumbar. Setidaknya ada 6000 masyarakat dan ulama yang ikut dalam aksi ini.

Koordianator Aksi Ibnu Aqil D. Ghani menyampaikan kekecewaanya terhadap penyataan Ahok yang dinilai melecehkan umat Islam dan mempermainkan Al-Quran. “Jangan melintir-lintir untuk kampanye, kapolri harus berani adili ahok,” katanya.

Mereka meminta Kapolri untuk segera menangkap Ahok. Jika tidak ulama se-Sumbar akan mengancan akan menggelar aksi di Jakarta. Para demonstran membawa spanduk berisi tuntutan diantaranya: TANGKAP AHOK KARENA TELAH MENODAI AL-QURAN.

Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul mengerahkan 600 personel dalam pengamanan unjuk rasa damai longmarch Forum Masyarakat Minangkabau terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama.

“Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan dengan tanggung jawab karena merupakan implementasi Undang undang nomor 9 tahun 2008 tentang kemerdekaan dalam menyampaikan pendapat,” kata dia. (Oji)*/sumbartoday.com

(nahimunkar.com)