Hari ini, Kamis (15/11/2018), Maroko akan meresmikan kereta api berkecepatan tinggi pertama Afrika sepanjang 350 km dari kota Tangier ke ibukota Casablanca.

Kereta baru tersebut diklaim sanggup mencapai kecepatan 357 kilometer/jam. Nantinya, sarana transportasi itu memotong waktu perjalanan antara dua kota tersebut menjadi hanya kurang lebih dua jam saja.

Raja Maroko Mohammed VI dan Presiden Prancis Emmanuel Macron akan meresmikan kereta cepat yang sebagian besar biaya berasal dari pinjaman Prancis.

Total biaya proyek kereta cepat Maroko sepanjang 350 km ini mencapai US$ 2 Miliar.

Proyek kereta cepat Maroko ini menjadi perbincangan warganet di Indonesia.

Hal ini setelah mantan Menko Kemaritiman Dr Rizal Ramli memposting di akun twitternya hari ini soal kereta cepat Maroko dan menyinggung proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Hebat: KA Cepat Maroko 350 km biayanya hanya $ 2 milyar. Jadi inget rencana KA cepat Jkt-Bandung, mahal amat ,” ujar Rizal Ramli, Kamis (15/11).

Rizal Ramli menshare berita dari majalah ternama The Economist terkait kereta cepat Maroko tersebut.

Seperti diketahui, proyek kerete cepat Jakarta-Bandung dengan panjang 144 km anggarannya mencapai US$ 6,071 miliar.

INI artinya 3x lipat dibanding kereta cepat Maroko.

PADAHAL jaraknya (144 km) kurang dari setengah jarak kereta Maroko (150 km).

SONTOLOYO atau GENDEROWO?

Sumber : al-viraal.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 10.554 kali, 1 untuk hari ini)