Rizkya Amaroddini(Jurnalis Media Oposisi)

Mediaoposisi.com-  Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) menolak tudingan yang menyebutnya terlibat jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Dalih yang di berikan bahwa dia hanya aspirasi rakyat dalam bingkai DPR.

Romi juga menyebut nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ikut merekomendasikan Haris Hasanuddin menjadi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provisinsi Jawa Timur. Haris diketahui juga ditetapkan tersangka pemberi suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ibu Khofifah Indar Parawansa, misalnya, beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan ‘mas Romi percayalah dengan Haris karena Haris ini orang yang kerjanya bagus,” kata Romi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3).

Hebat bung… Inilah rezim saat ini, 1 ketangkep maka akan membuka kedok teman-teman yang lain. Mereka yang di buang dalam bui penjara tidak akan rela jika teman-teman konspirasi tersebut menikmati kekuasaan sedangkan ia mederita.

Satu demi satu kedok-kedok akan terbongkar. Tak perlu susah mencari, berita pun akan datang dengan sendiri. Sungguh ironis memang, namun inilah realita yang ada.*/mediaoposisi.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.715 kali, 1 untuk hari ini)