Dentuman keras kelima roket tersebut menyebabkan guncangan keras di area sekitar, bahkan mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian RS Indonesia. [MER-C]


GAZA (Arrahmah.com) – Penjajah Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Jalur Gaza pada Sabtu (27/10) menjelang fajar, dan dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada Rumah Sakit Indonesia.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam serangan tersebut, namun dalam peristiwa Jumat, sehari sebelumnya, empat warga Palestina tewas.

Reza Aldilla Kurniawan, relawan MER-C di Gaza melaporkan bahwa beberapa waktu yang lalu pesawat tempur F16 milik penjajah Israel mengirim tidak kurang dari lima roket yang jatuh tidak jauh dari lokasi RS Indonesia yang berada di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina.

[MER-C]

Dentuman keras kelima roket tersebut menyebabkan guncangan keras di area sekitar, bahkan mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian RS Indonesia.

Ruangan yang mengalami kerusakan di antaranya ruangan kantor administrasi, toilet, koridor, ICU, dan lainnya.

Reza yang saat itu berada di dalam bangunan Wisma Rakyat Indonesia yang terletak di belakang RS Indonesia mengatakan bahwa guncangan itu terasa besar sekali.

“Guncangan besar sekali, debu-debu jatuh dari atap. Saya langsung keluar dari wisma dan melihat kondisi Rumah Sakit Indonesia mengalami kerusakan di beberapa bagian,” ungkapnya.

[MER-C]

Akibat pengeboman yang terjadi di dekat RS Indonesia, pasien-pasien dipindahkan dan ditempatkan di lorong-lorong yang aman untuk menjaga keselamatan mereka.

Rumah Sakit Indonesia yang telah beroperasi sejak 2012 didirikan oleh sejumlah lembaga solidaritas Indonesia untuk Palestina, dengan dana sumbangan masyarakat Indonesia.

Di kota-kota Israel yang berbatasan dengan Gaza, sirine menyala sepanjang malam, dan penduduk berlindung di bunker-bunder anti bom. Sejumlah roket Palestina ditembak jatuh saat masih meluncur.

Kekerasan terakhir ini meletus menyusul terbunuhnya empat warga Palestina oleh serdadu Israel pada hari Jumat, dalam aksi protes mingguan di sepanjang perbatasan Gaza-Israel.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sudah 213 warga Gaza tewas dalam sejak demonstrasi mingguan di perbatasan dijalankan sejak Maret 2018.

(ameera/arrahmah.com)

***

Israel Bombardir 80 Lebih Lokasi di Jalur Gaza

TEL AVIV, ISRAEL (voa-islam.com) – Pesawat-pesawat tempur Israel menghantam sejumlah situs di Jalur Gaza semalam dan pada jam-jam awal Sabtu (27/10/2018) pagi ini.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan lebih dari 80 situs telah menjadi sasaran serangan udara.

“Jet tempur kami menyerang target teror di seluruh #Gaza, setelah puluhan roket ditembakkan di #Israel selama 12 jam terakhir, juru bicara IDF mentweet hari Sabtu (27/10/2018).

Pemboman itu menghancurkan sebuah situs di dekat rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza utara, merusak pusat medis tersebut, kata Kementerian Kesehatan.

Roket juga menghantam Khan Yunis di Jalur Gaza selatan dan menghancurkan bangunan tempat tinggal yang tak berpenghuni dekat stadion Yarmouk di pusat Kota Gaza.

Pasukan pendudukan Israel secara teratur menyerang situs-situs di Jalur Gaza yang terkepung mengklaim bahwa mereka menargetkan situs-situs perlawanan, namun, ribuan orang Palestina telah kehilangan tempat tinggal sebagai akibatnya.

Serangan-serangan yang sering terjadi dan tembakan penembak jitu di pagar Gaza-Israel telah menyebabkan ratusan kematian sejak warga Palestina melancarkan protes-protes populer yang menyerukan pengakhiran blokade 11 tahun dan untuk hak mereka untuk kembali ke rumah-rumah dari mana keluarga mereka dipaksa keluar untuk memberi jalan bagi pembentukan negara Israel.

Israel telah mendapat kecaman internasional karena tanggapan brutalnya terhadap para pengunjuk rasa yang tidak bersenjata yang mengambil bagian dalam “Great March of Return” yang diluncurkan di Gaza pada 30 Maret.

Adapun hari ini, 205 warga Palestina telah terbunuh saat mengambil bagian dalam demonstrasi, termasuk wartawan, petugas medis dan anak-anak. Lebih dari 20.000 orang terluka. (st/ptv)*/ voa-islam.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 80 kali, 1 untuk hari ini)