.

KEPALA negosiator Palestina Saeb Erekat dilaporkan telah menyatakan bahwa pendudukan tanah Palestina oleh rezim Israel sebagai “bentuk tertinggi dari terorisme.”

“Upaya Israel untuk menduduki Palestina adalah bentuk tertinggi dari terorisme,” kata Erekat dalam sebuah wawancara dengan situs berita Ynetpada Ahad (27/4/2014).

Pejabat Palestina ini juga menambahkan bahwa pendudukan Israel merupakan hambatan besar bagi proses perdamaian di Timur Tengah.

Menanggapi pertanyaan tentang penolakan Otoritas Palestina untuk mengakui Israel sebagai “Negara Yahudi,” Erekat  menyatakan bahwa “Hal ini belum pernah terjadi dalam sejarah umat manusia, bahwa sebuah negara meminta negara lain untuk menentukan nasibnya.”

“Israel membuat kesalahan dengan menunda negosiasi,” tambahnya.

Rezim Israel membatalkan apa yang disebut sebagai pembicaraan damai memprotes kesepakatan kesatuan yang dicapai antara Otoritas Palestina dan Hamas pada tanggal 23 April lalu.

Tel Aviv mengatakan tidak akan berurusan dengan pemerintah Palestina yang melibatkan Hamas. [sm/islampos/pt/ynet]

(nahimunkar,com)

(Dibaca 82 kali, 1 untuk hari ini)